Lagi, Rumah Dibobol Maling

Korban saat menunjukkan jendela tempat maling masuk

BENGKULU, BE – Aksi pencurian atau maling kian marak terjadi di wilayah hukum Polres Bengkulu. Kali ini menimpa, Siti Zainab (45), warga Jalan Musium 4, Kelurahan Padang Harapan. Akibatnya, tas yang berisi satu unit handphone (HP) merek Oppo, uang tunai didalam dompet sebesar Rp 4 juta dan Rp 1,2 juta yang berada di dalam amplop serta uang dolar berjumlah 100 $. Korban ditaksirkan mengalami kerugian sekitar Rp 15 juta.
Data terhimpun, berawal sekitar pukul 03.00 WIB, Sabtu malam (28/03) , pelaku masuk ke rumah korban dengan cara memanjat pagar belakang rumah korban tersebut.
Setelah pelaku berhasil masuk ke dalam pekarangan rumah korban, pelaku langsung mencongkel jendela belakang rumah korban, yang kebetulan antara jendela dan pintu belakang jaraknya berdekatan.
Kemudian pelaku memasukkan tangannya dari jendela yang memiliki pengaman berupa terali dan membuka pintu.
Sementara kunci pintu memang melekat di pintu kediaman korban tersebut, sehingga membuat pelaku leluasa membuka pintu rumah korban tersebut. Setelah berhasil masuk, pelaku langsung mengambil tas milik korban yang terdapat di meja ruangan keluarga. Namun, pelaku hanya mengambil isi tas saja berupa uang tunai dan dolar tersebut.
Setelah menguras isi tas korban, pelaku berpindah ke ruangan tengah yang berada di dekat kamar korban dan berhasil menyikat HP seharga Rp 6 juta milik suaminya. Tak hanya itu, pelaku juga berhasil menyikat 7 gagang cincin, 8 batu akik dan gelang imitasi.
“Mungkin pelaku itu menyangka gelang itu emas, jadi ia langsung membawa kabur gelang tersebut. Padahal gelang itu hanya imitasi,” kata Siti Zainab, saat ditemui BE, kemarin di kediamannya.
Ditambahkannya, seandai tidak ada gelang di lemari dekat HP suaminya, mungkin pelaku akan masuk kedalam kamar. Sebab di dalam kamar lebih banyak lagi perhiasan lainnya. Pihaknya sangat bersyukur pelaku langsung kabur setelah mengambil harta bendanya tersebut.
“Dulu kami juga pernah kemalingan, tapi kami tidak lapor polisi,” terang Siti.
Kapolres Bengkulu, AKBP Adrian Indra Nurinta SIK, melalui Kabag Ops, Kompol Ruri Roberto, membenarkan peristiwa pencurian tersebut.
“Kita sudah menerima laporannya dan melakukan olah TKP, untuk selanjutnya kasus ini akan kita lakukan penyelidikan,” jelas Kabag Ops. (927)