Lagi, Maling Beraksi

ARGA MAKMUR, BE – Kasus pencurian di rumah warga makin kerap terjadi. Seperti pada Selasa dini hari kemarin, sekitar pukul 02.00 WIB, terjadi 2 kasus pencurian hampir bersamaan di wilayah kota Arga Makmur dan Kecamatan Lais. Korban pertama yang mengalami pembobolan rumah dialami oleh Imam Prayitno (33) warga kompleks perumahan SMAN 2 Arga Makmur di Desa Taba Tembilang. Dalam kejadian ini pelaku berhasil menggondol empat buah HP berbagai merek, dua kamera digital, uang tunai Rp 500 ribu dan beberapa surat penting lainnya yang disimpan korban di dalam rumah. Akibat kejadian tersebut korban mengaku mengalami kerugian sekitar Rp 6 juta. Kasus pencurian ini langsung dilaporkan korban ke Mapolres Bengkulu Utara.┬áDalam kasus ini, korban mengetahui aksi pembobolan rumahnya saat bangun tidur dan mendapati rumah dalam kondisi berantakan. Mendapati hal tersebut, korban langsung melakukan pengecekan terhadap barang-barang miliknya dan ternyata beberapa peralatan elektronik, uang tunai serta surat-surat penting lainnya sudah tidak ada lagi ditempatnya. Pelaku masuk rumah dengan cara mencongkel pintu belakang rumah korban yang terbuat dari papan triplek. Karena kondisi pintu yang mudah jebol serta korban sedang terlelap tidur dengan keluarganya, pelaku dengan mudah mengacak-acak isi rumah. Ironisnya saat rumahnya disatroni maling, korban sama sekali tidak mendengar keributan di dalam rumahnya.
Sementara itu, pada waktu yang hampir bersamaan di Desa Pal 30 Kecamatan Lais. Rumah milik Meri Lismana (30) juga didatangi maling. Kali ini pelaku pencurian tidak menggasak isi rumah milik korban. Pelaku pencurian hanya mengambil satu unit mesin genset milik korban yang berada di gudang rumah korban. Walaupun mesin genset tersebut sudah diamankan dengan diikat dengan kabel listrik. Hal tersebut tidak mengurungkan niat pelaku untuk membawa kabur barang incarannya. Aparat kepolisian yang mendapati laporan kejadian tersebut langsung melakukan olah TKP untuk kepentingan penyidikan kasus ini. “Laporan yang disampaikan para korban akan ditindaklanjuti aparat kepolisian dengan memburu para pelaku,” kata Kapolres BU AKBP Asep Teddy N SIk melalui Kabag Ops Kompol Slamet Ady Purnomo SIk. (212)