Lagi, Ditemukan Batu Bersejarah

benda purbakala lagi1

KEPAHIANG, BE – Di tambang galian C milik warga Kelurahan Dusun Kepahiang, Arbi SIP MM (50) yang berada di wilayah desaDKelilik, kembali ditemukan batu yang diduga peninggalan zaman purbakala.
Di sisi lain, pemilik tambang mengizinkan jika arkeolog ingin melakukan penelitian di wilayah tambangnya, terkait temuan sejumlah benda-benda tersebut.
“Jika sebelumnya ditemukan batu berbentuk mata tombak dan kapak. Sabtu (28/3) sekitar pukul 13.00 WIB di lokasi yang sama kami kembali menemukan sebuah benda yang terbuat dari batu dan juga diduga merupakan peninggalan zaman purbakala,” ungkap Arbi.
Hanya saja, lanjut Arbi, kali ini batunya berbentuk patok yang panjangnya mencapai 1 meter. Bisa jadi dahulunya batu itu digunakan untuk tiang rumah atau memang patok batas. “Kalau dilihat sepintas bentuknya seperti nisan. Hanya saja kalau nisan pasti ada ukiran tulisannya, tapi ini tidak sama sekali,” terang Arbi.
Menurutnya, yang pertama kali menemukan batu berbentuk tiang atau patok tersebut pekerja di tambangnya, Khairil (35), yang membawa alat berat jenis exavator. “Waktu itu dia (Khairil, red) hendak meratakan tanah dengan alat berat. Saat itulah backet exavator menyentuh benda keras, setelah dilihat bentuknya sedikit aneh,” kata Arbi.
Disisi lain, mantan anggota DPRD Kepahiang ini mengizinkan jika Dishubkominfo dan Budpar Kepahiang, yang ingin menurunkan arkeolog untuk melakukan penelitian terhadap benda-benda, yang diduga peninggalan zaman purba yang ditemukannya.
“Silakan saja diteliti, jika perlu di lokasi penemuan tidak apa-apa juga dilakukan penelitian,” jelasnya.(505)