Lagi, Belasan Pelanggan PDAM Diputus

Bakti/Bengkulu EkspressDIPUTUS : Tim teknis PDAM Tirta Rafflesia Kabupaten Benteng memutus pipa sambungan dan meteran PDAM di rumah pelanggan yang menunggak, Jumat (15/3) kemarin.

KEMBANG SERI, Bengkulu Ekspress– Penagihan terhadap tunggakan pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Rafflesia Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) masih berlanjut. Setelah mecabut sebanyak 150 sambungan rumah (SR) di wilayah Kecamatan Pondok, tim teknis PDAM kembali memutuskan sebanyak 12 sambungan di Desa Kembang Seri, Kecamatan Talang Empat.

“Sejak awal bulan Maret, kami sudah melakukan penagihan di wilayah Kecamatan Talang Empat. Alhasil, belasan pelanggan terpaksa kami putus,” kata Direktur PDAM Tirta Rafflesia Kabupaten Benteng, Siti Yuningsih AZ SE MH, melalui Kabag Teknik, Karnedi.

Seperti sebelumnya, kata Karnedi, pemutusan merupakan langkah terakhir yang dilakukan setelah upaya persuasi dinyatakan gagal. Sebagai langkah awal, Karnedi mengatakan, pihaknya akan melakukan komunikasi secara baik-baik agar piutang dapat dilunasi.

“Tujuan kami datang ke rumah-rumah tak lain dan tak bukan adalah untuk menekan angka piutang. Akan tetapi, jika memang pelanggan tak bersedia membayar, dengan berat hati kami mencopot pipa sambungan dan meteran yang telah terpasang,” kata Karnedi.

Bagi yang terlanjur diputus, Karnedi menegaskan bahwa PDAM Tirta Rafflesia tak menutup diri bagi pelanggan yang bersangkutan. Bagi yang berkeinginan memasang ulang sambungan, maka tim teknis PDAM dengan senang hati memasang meteran yang telah dilepas.

“Kami memiliki catatan khusus bagi pelanggan yang telah diputus. Jika semua tagihan dilunasi, meteran akan kami pasang lagi,” tandasnya.

Karnedi kembali mengungkapkan, penagihan yang sudah dilakukan di wilayah Kecamatan Pondok Kelapa telah berhasil menekan piutang sebesar Rp 80 juta yang merupakan uang tunggakan dari ratusan pelanggan.”Dari ratusan juta piutang pelanggan, sebanyak Rp 80 jutaan telah berhasil kami tagih,” tandasnya.(135)