Lagi, 2 Warga Kehilangan Motor

CURUP, BE – Pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) kembali terjadi di
wilayah hukum Polres Rejang Lebong.  Kamis kemarin (4/10) sekitar pukul 11.30 WIB kemarin, pencurian motor dialami Yongki Pranata (17), warga Sukaraja Kecamatan Curup.  Korban kehilangan motor Yamaha Zupiter Z biru Nopol BD 4012 KK sehingga menderita kerugian sebesar Rp. 14 juta.
Pencurian berawal saat Yongki beserta temannya baru pulang dari sekolah di SMPN 1 Curup Timur. Di tengah perjalanan, rekan korban mengajak untuk mampir ke rumah kos Zing, teman satu sekolah korban. Saat baru tiba di kosan Zing di Jalan SDIT Sukaraja, korban langsung memarkirkan kendaraannya di teras samping kosan Zing dan langsung masuk menemui Zing di dalam kosan.

Selang 20 menit ngobrol, korban lantas keluar kosan untuk membuang
ludah. Betapa kagetnya korban, saat melihat ke tempat parkir kendaraannya semula, motor kesayangan miliknya telah raib di embat maling.  “Padahal, saat parkir, motor saya kunci stang,” ujar Yongki saat melapor di Mapolres Rejang Lebong.

Sebelumnya, Rabu (3/10), sekitar pukul 17.50 WIB, kawanan Curanmor juga membawa kabur motor Vivit Hamalia (28) warga Simpang Rimbo Recap Kelurahan Air Putih Baru. Motor Honda Beat Nopol BD 2210 KK raib dan korban menderita kerugian sekitar Rp 12 juta.  Pencurian yang dialami Vivit bermula saat korban baru pulang dari jalan–jalan menggunakan motor kesayangannya. Setibanya di rumah, motor tersebut di parkirkan di teras samping rumah dengan kondisi di kunci stang.

Sayangnya, itu hari terakhir korban jalan-jalan dengan motor kesayanganya. Saat korban mendapati motornya sudah tak ada di parkiran semula. Masih
belum percaya jadi korban Curanmor, korban berupaya mencari di sekitar rumahnya. Namun, hasilnya tetap nihil, tetangga maupun tukang ojek yang
sering mangkal tak jauh dari kediamannya tak satupun yang melihat motor korban. Sadar telah dikerjai musang ranmor, korbanpun langsung melaporkan
kejadian ini ke Mapolres RL.

Kapolres RL, AKBP. Edi Suroso, SH melalui Kabag Ops, AKP. Novi Ari
Adrian, SH menegaskan, kasus tersebut masih diselidiki. “Kedua laporan korban telah kami terima dan sudah ditindaklanjuti. Beberapa identitas pelaku sudah terdeteksi dan sekarang masih didalami. Kami kembali mengimbau warga agar lebih bersikap waspada. Jangan pernah merasa aman. Beri kunci pengaman tambahan pada kendaraan,” ujar Kabag Ops. (999)