Lagi, 2 Warga Jadi Korban Curas

CURUP, BE – Aksi pencurian dengan kekerasan (Curas) lagi-lagi terjadi di wilayah hukum Polres Rejang Lebong. Rabu (24/10), pukul 11.00 WIB aksi kejahatan menimpa Ria Anggraini (30), warga Perum Indotama Regency Blok A no 6 Kelurahan Talang Rimbo Kecamatan Curup Tengah tepatnya di Jalan Darma Bhakti Kelurahan Sukaraja Belakang Kecamatan Curup Timur.

Data terhimpun, peristiwa terjadi saat korban tengah jalan – jalan mengitari Kota Curup. Tiba – tiba, saat korban tengah berada di jalan, korban dipepet oleh satu orang pria tak dikenal menggunakan kendaraan roda 2 jenis FU tanpa plat. Berhasil memepet korban yang masih berada di atas motor Yamaha mio Soul ini, pelaku langsung mengambil tas korban yang diletakkan di dasboard motor korban.

Menyadari aksi pelaku tersebut, korban lantas mencoba melakukan perlawanan dengan meraih tas tersebut. Antara korban dan pelaku sempat bertarik-tarikan tas di atas motor hingga korban nyaris jatuh. Sementara tas tersebut terlepas dari tangan korban dan berhasil dibawa kabur oleh pelaku. “Saya mulanya tidak sadar kalau saya dipepet oleh orang itu, kejadiannya sangat cepat dan tiba-tiba. Saya baru sadar saat saya melihat secara tak sengaja orang itu mau mengambil tas saya,” ujar korban.

Di dalam tas tersebut, terdapat uang tunai Rp 2.770.000, 1 unit HP merk Samsung Galaxi, Sim A, KTP, ATM Mandiri, BCA, BRI, Syariah.  “Semuanya sekitar Rp 5 juta, lenyap dibawa pelaku,” ujar korban yang berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil ini.

Aksi kejahatan juga terjadi Rabu (24/10), pukul 14.00 WIB, peristiwa perampokan dialami oleh Muhamad Ali (30), warga Petani asal Dusun 1 Sungai Keru, Kabupaten Banyu Asin Palembang di sawangan Desa Pelalo, Kecamatan Sindang Kelingi. Aksi perampokan, diduga dilakukan oleh 6 orang pelaku dengan mengendarai 3 unit motor secara berboncengan.

Peristiwa bermula saat korban tengah melakukan perjalanan dari arah Lubuklinggau menuju Curup melintasi jalan lintas Curup – Linggau dengan menggunakan kendaraan roda 2 jenis Yamaha Vega. Saat tiba di sawangan Desa Pelalo, motor korban disalip oleh satu sepeda motor pelaku dari arah belakang dan langsung menendang sepeda motor korban hingga terjatuh. Melihat korban terjatuh, keenam pelaku langsung menghampiri korban dan mengeroyok korban.

Karena takut, korban akhirnya lari meninggalkan sepeda motor kesayangannya. Setelah itu, merasa berhasil, pelakupun berbalik arah kabur menuju Lubuklinggau sambil membawa sepeda motor korban.

“Saya sangat takut sekali saat mereka semua turun dan mau mengeroyok saya, jadi saya lari meninggalkan motor saya,” ujar korban yang mengalami kerugian Rp. 11 juta ini. (999)