Lagi, 2 Pengguna Narkoba Diringkus

1.rudi - barang bukti narkoba jenis sabu yang disita dir resnarkoba polda bengkulu (3)GADING CEMPAKA, BE – Jajaran Direktorat Reserse Narkoba Polda Bengkulu kembali mendulang prestasi dalam pengungkapan kasus narkoba. Kali ini, 2 pengguna narkoba yang diringlus. Mereka masing-masing YP (44), Warga Jalan Kampung Bahari Kelurahan Sumber Jaya, Kampung Melayu danĀ  pemuda berinisial RK (17), Warga Jalan Tulang Bawang RT 8 No 17 BTN, Padang Harapan. Mereka berdua ditangkap diwaktu dan tempat yang berbeda.

Penangkapan terhadap YP dilakukan pada hari Rabu (23/1) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB di Jalan Anggrek Kelurahan Pagar Dewa, Selebar, tepatnya persis dibelakang pos polisi Pagar Dewa. Penangkapan ini berhasil dilakukan berkat informasi dari masyarakat, bahwa di tempat YP ditangkap sering digunakan sebagai tempat transaksi Sabusabu.

Mendapatkan informasi tersebut akhirnya Tim Diresnarkoba memantaunya. Setelah menemukan bukti yang kuat, Tim akhirnya menggerebek YP. Saat itu YP sedang menggenggam Sabusabu ditangan kirinya. Setelah pelaku mengakui kepemilikan sabu tersebut, ia kemudian digelandang ke Mapolda Bengkulu berikut barang bukti.

Sementara penangkapan terhadap RK dilakukan pada hari Kamis (24/1) sekitar pukul 23.30 WIB di Losmen Ahmad Yani, Jalan S. Parman Kelurahan Padang Jati, Ratu Agung. Penangkapan ini berawal dari informasi yang dihimpun kepolisian dari masyarakat bahwa pelaku sering menggunakan narkoba jenis sabu. Setelah mendapatkan informasi tersebut, polisi akhirnya melakukan pengintaian.

Saat pelaku sedang berada di hotel tersebut, polisi pun memeriksanya. Alhasil, polisi menemukan 2 bukti ekstasi atau ineks yang disimpannya dalam tangkai sapu dilokasi penangkapan. Setelah mengakui benar 2 ineks tersebut miliknya, akhirnya pemuda pengangguran ini digelandang menuju Mapolda Bengkulu untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kabid Humas Polda Bengkulu, AKBP Hery Wiyanto SH menyatakan, benar pihaknya telah melakukan penangkapan atas 2 orang pengguna narkoba tersebut. Ia menambahkan, maraknya penangkapan tersangka narkoba mulai dari pengguna, pengedar hingga bandar besar di wilayah Mapolda sampai Mapolsek Bengkulu tidak terlepas dari adanya dukungan informasi dari masyarakat serta tersedianya kecukupan anggaran.

Ia berharap, kedepan, dua bentuk dukungan ini masih terus diberikan kepada kepolisian agar peredaran narkoba dapat ditekan serendah mungkin demi menciptakan generasi yang bebas dari narkoba. “Dibalik banyaknya penangkapan yang kami lakukan ini terdapat dukungan informasi dari masyarakat serta tersedianya anggaran.

Anggaran ini sangat kami butuhkan untuk melakukan under cover, saksi, informan dan lain-lain. Dengan dukungan anggaran target pengungkapan kasus narkoba dapat dicapai. Bahkan, tahun kemarin target yang kami dapatkan hampir 300 persen dari yang ditetapkan,” tukasnya. (009)