Kurir Sabu, Pedagang Empek-Empek Dibekuk

RELEASE: Kapolres dan Satresnarkoba Polres BS merelease tangkapan sabu di aula Mapolres BS, Kamis (21/1).

KOTA MANNA, bengkuluekspress.com – Fa (25) warga Gang Seroja, Kelurahan Kota Medan, Kota Manna saat ini mendekam dalam sel Satresnarkoba Polres Bengkulu Selatan (BS). Pasalnya pemuda yang berprofesi sebagai pedagang empek-empek di seputaran pasar Kutau ini tertangkap oleh anggota sat Resnarkoba Polres BS lantaran hendak mengedarkan narkoba jenis sabu.

Kapolres BS, AKBP Deddy Nata SIK melalui Kasat Resnarkoba, Iptu mengatakan Fa dibekuk di jalan Fatmawati, kelurahan Kampung Baru, Kota Manna Rabu (20/1) dini hari sekitar pukul 03;30 Wib. Dari tangan Fa diamankan satu paket sabu yang dimasukan dalam plastik bening dibungkus tisu warna putih.

Dikatakannya, sebelum Fa berhasil dibekuk, Selasa (19/1) malam sekitar pukul 22:30 wib pihaknya mendapat informasi akan ada peredaran sabu di tempat kejadian perkara (TKP). Saat itu anggotanya mulai melalukan pengintaian. Hingga akhirnya Rabu dini hari Fa muncul dan dilakukan penyergapan. Kemudian pihaknya melakukan penggeledahan di rumahnya dan menemukan sejumlah barang bukti 1 buah kaca tirek dan satu buah pipet.

“Fa ini sebagai kurir dan juga pemakai, sebab hasil tes urinenya juga positif,” ujarnya.

Saat dimintai keterangan, Fa mengaku dirinya terlibat peredaran narkoba sejak tahun 2013 lalu atau sudah 8 tahun ini. Dirinya membelinya dari bandar di BS.lalu memakai sebagian kemudian sebagian dijual. Untuk mengelabui calon konsumen, dirinya menggantikan sabu yang sudah dipakai dengan tawas. Sehingga seolah-olah sabu tersebut masih utuh.

“Saya sudah 8 tahun ini menghisap sabu,sesekali saya jual untuk mengembalikan modal saya setelah sebagian saya ambil untuk saya nikmati,” ujar Fa. (369)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*