Kuota Jamkesda 7 Ribu Warga Miskin

Bengkulu
CEK: Sekretaris Dinsos Kabupaten Mukomuko ketika tengah melakukan pengecekan kartu Jamkesda yang akan dibagikan kepada warga miskin.

MUKOMUKO, Bengkulu Ekspress –  Program Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) Kabupaten Mukomuko telah terintegrasi dengan BPJS Kesehatan setempat. Dari total anggaran sebesar Rp 2 miliar di APBD Kabupaten Mukomuko tahun 2017 ini, kuota yang ditetapkan sebanyak 7 ribu orang warga yang kurang mampu atau miskin.

“Untuk tahun ini sekitar 7 ribu warga miskin yang disiapkan anggarannya,” sampai Plt Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Mukomuko, Junharto SKM melalui Kepala Bidang Pelayanan  dan Sumber Daya Kesehatan, Khairul Saleh SKM dikonfirmasi Bengkulu Ekspress, kemarin (13/1). Menurutnya, jumlah anggaran yang di plotkan itu memang masih jauh dengan jumlah warga miskin yang ada di daerah tersebut. Yang berdasarkan data tim TNP2K  sebanyak 25 ribu.

“Dikarenakan keterbatasan anggaran, kuota tahun ini sebanyak 7 ribu warga miskin. Sisanya akan di perjuangkan pada tahun – tahun anggaran berikutnya,” jelasnya.

Ditanya bagaimana dengan puluhan ribu warga miskin lainnya, kata Khairul, untuk kartu yang telah tercetak dari 7 ribu kuota tersebut sebanyak 3.480 lengkap dengan nama dan alamat  yang disampaikan Dinas Sosial setempat. Artinya, sebanyak  3.520 kuota yang masih kosong. Jikalau ada warga miskin yang akan mendapatkan pelayanan kesehatan dan menggunakan program tersebut, cukup mendaftar ke Dinas Sosial dan akan difasilitasi.

“Kuota ribuan itu saya nilai cukup banyak. Meskipun jumlah warga  miskin mencapai puluhan ribu. Karena tidak semua masyarakat miskin sakit. Harapan kita semua warga  sehat, termasukwarga kurang mampu,” ungkapnya.

Terpisah, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Mukomuko, Drs Haryadie Nazar melalui Sekretaris, Suyoso membenarkan dari kuota 7 ribu, sekitar 3 ribu lebih kartunya telah dicetak. Ribuan kartu tersebut saat ini (kemarin), masih dilakukan verifikasi. Karena banyak ditemukan kartu ganda yang diterbitkan pihak BPJS.

“Kartu yang sudah tercetak masih kita lakukan pengecekan lebih lanjut. Kartu ganda akan dikembalikan lagi ke BPJS untuk diperbaiki,” lanjutnya. (900)