Kuasai Dunia Dengan Informasi

RIO/BERIO/Bengkulu Ekspress
KULIAH UMUM: Dirut Bengkulu Ekspress Media Grup (BEMG) Sukatno bersama Koordinator Pengawas Sekolah Dikbud Provinsi Bengkulu Yunirhan materi dalam Kuliah Umum FKIP Universitas Dehasen, Kamis (10/10).

BENGKULU, Bengkulu Ekspress– Memasuki era industri 4.0, informasi menjadi sebuah kebutuhan yang sangat berharga. Bahkan hanya bermodalkan sebuah informasi, dunia bisa dikuasai oleh setiap orang. Direktur Bengkulu Ekspress Media Grup, Sukatno SPd MSi mengatakan, revolusi industri 4.0 memberikan dampak yang cukup besar dalam kehidupan manusia. Jika sebelumnya informasi hanya disampaikan melalui orang per orang, saat ini seluruh informasi tersebar begitu pesat melalui internet.

Meski begitu, hanya sebagian orang yang berhasil memanfaatkan informasi tersebut. “Informasi saat ini tersebar begitu pesat melalui internet. Tapi hanya sedikit yang memanfaatkan,” kata Sukatno pada Kuliah Umum dan Penandatanganan Mou di Aula Universitas Dehasen Bengkulu, Kamis (10/10).

Ia mengaku, sedikitnya orang yang memanfaatkan informasi disebabkan mereka selalu menerima informasi yang salah. Padahal banyak informasi yang benar dan terpercaya yang bisa dimanfaatkan. Bahkan Pendiri Gojek berhasil memanfaatkan informasi dengan cukup baik. Hanya bermodal aplikasi android, Ia berhasil merangkul banyak driver ojek dan menghasilkan transaksi mencapai Rp 126 triliun pada 2018 lalu.

“Banyak contoh orang yang berhasil memanfaatkan informasi dengan cukup baik, contohnya Gojek, tidak perlu punya mobil, motor, dan bayar pajak kendaraan, tapi penghasilannya saat ini sudah mencapai triliunan rupiah,” ujar Sukatno.



Oleh sebab itu, dirinya berharap kepada seluruh Mahasiswa di Bengkulu perlu memanfaatkan informasi dengan cukup baik. Sehingga tidak selalu berkutat ingin menjadi pegawai negeri sipil (PNS), karena cukup menguasai informasi maka bisa menjadikan hal tersebut sebagai ladang bisnis untuk menghasilkan pundi-pundi rupiah.

“Dulu orang berjualan harus punya toko, saat ini toko-toko offline sudah kalah dengan orang yang jualan online, bahkan penghasilannya cukup fantastis. Jadi di era industri 4.0 ini, yang menguasai informasi maka akan menguasai dunia,” tutupnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Dehasen Bengkulu, Prof Dr agr Ir Johan Setianto mengatakan, informasi memang sudah menjadi kebutuhan manusia. Akan tetapi sebuah informasi harus bisa disaring sebelum di sharing, hal ini mengingat masih banyak informasi bohong bertebaran di Internet. Meski begitu, saat ini Mahasiswa sudah cukup pandai dalam memilah informasi yang benar dan tidak.

“Informasi itu baik, tapi harus di cross cek kebenarannya, kami percaya mahasiswa sekarang sudah pandai memilah informasi, tinggal bagaimana mereka mengelola dan memanfaatkan informasi tersebut,” tutup Johan.

Disisi lain, Dekan Fakultas Ilmu Keguruan dan Pendidikan Universitas Dehasen, Dr Mesterjon MKom mengatakan, untuk memilah informasi yang benar dan relevan dibutuhkan peran media cetak dan elektronik. Karena terkadang informasi yang disampaikan di media sosial bukanlah informasi yang mendidik tetapi lebih berisi fitnah dan ujaran kebencian.”Media adalah pilar keempat Demokrasi, jadi peranannya cukup penting tidak hanya mengkritisi pemerintah, tetapi menyampaikan informasi yang benar dan sesuai fakta,” tutupnya.(999)



    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*