KUA Garda Terdepan Pelayanan Kemenag Kepahiang


Doni/BE
Kepala Kemenag Kabupaten Kepahiang, Arsan S Ibrahim mengecek lahan di samping kantor KUA Kepahiang.

KEPAHIANG,bengkuluekspress.com – Kantor Urusan Agama (KAU) merupakan garda terdepan pelayanan dilingkungan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kepahiang. Sehingga pelayanan disetiap kantor KUA diharuskan melaksanakan tugas secara maksimal, khususnya disektor layanan kepada masyarakat dengan menjelankan prinsip-prinsip pelayanan umat.
Ditegaskan Kepala Kemenag Kepahiang, H Arsan S Ibrahim MHI, KUA kunci pelayanan umat di Kemenag, bila pelayanan kepala dan pegawai KUA buruk maka akan berdampak dengan penilian keseluruhan kantor Kemenag Kabupaten Kepahiang.
“Saya minta seluruh KUA untuk memaksimalkan pelayanan, sebab kita adalah pelayan bukan untuk dilayani,” tegas Arsan saat kunjungan kerja di Kantor KUA Kepahiang bersama
Kasubag TU, Kasi Bimas dan PHU, Rabu (3/3).

Dihadapan Kepala KUA Kepahiang berserta jajaran stafnya, Arsan menegaskan, dalam melaksanakan pelayanan kepada masyarakat KUA wajib menerapkan 5 S, yakni senyun, salam, sapa, sopan dan santun. Sesuai dengan nilai budaya kerja Kemenang berintegritas, profisionalitas, inovasi, tanggung serta keteladanan.
“Dalam suasana masih pendemi kita harus selalu mensosialisasikan protokol kesehatan,” ujarnya.

Menurutnya, memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak, mengurangi ketumunan dan mengurangi mobilitas serta selalu berdoa semoga Covid-19 segera berakhir. Dipastikan terlaksana dengan baik diseluruh kantor pelayanan Kemenag Kabupaten Kepahiang seperti kantor KUA hingga para petugas PAI yang berkerja dilingkungan Kemenag Kepahiang.
Disisi lain, pada masa kepemimpinanya Arsan akan memperjuangkan kantor KUA Kepahiang bisa memiliki sertifikat lahan. Sehingga status aset keberadaan kantor KUA bisa sepenuhnya menjadi milik Kantor Kemenag Kabupaten Kepahiang. Proses awal sudah dilaksanakan dengan mengajukan permohonan hibah lahan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu, sebab lahan kantor KUA Kepahiang memang berstatus aset provinsi.
“Sekda Provinsi Drs Hamka Sabri MSi berjanji akan segera menghibahkan tanah KUA Kepahiang, nanti kalau sudah dihibahkan kita menargetkan lahan disamping KUA akan dibangun Gedung Pusat Layanan Haji terpadu (PLHUT) yang didanai oleh dana SBSN,” tutup Arsan. (320)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*