Seri Versus Kroasia, Italia Terancam

Keberhasilan Mario Mandzukic membobol gawang Bufon menjadikan Kroasia sebagai runner up sementara grup C, dengan nilai 4.  Sementara, hasil imbang ini menempatkan Italia di peringkat kedua dengan dua poin. Sementara Spanyol yang berhasil membantai Irlandia, 4-0 untuk sementara tampil sebagai pimpinan kelasmen sementara grup C

Italia langsung menggebrak di menit-menit awal dan Mario Balotelli mendapat peluang di menit ketiga. Meski dikepung tiga pemain lawan, pemain Manchester City tersebut masih bisa melepaskan tembakan dari dalam kotak penalti. Namun, arahnya masih melenceng.

Pada menit ke-11 lewat giliran tendangan spekulasi Claudio Marchisio dari luar kotak penalty, membuat cemas para supporter Kroasia. Namun, bola tendangan keras gelandang Juventus itu masih tipis melenceng di atas mistar gawang kiper Stipe Pletikosa.  Lima menit kemudian, upaya yang dilakukan Balotelli juga belum membuahkan hasil. Tembakan penyerang muda Italia tersebut dapat dengan mudah dihalau kiper Stipe Pletikosa.

Kroasia bukan tanpa serangan. Pada menit ke-20, Darijo Srna melepaskan umpan silang berbahaya ke Ivan Rakitic yang berada di tengah kotak penalti. Beruntung, kiper Gianluigi Buffon sigap memotong umpan tersebut.  Kans lainnya terjadi lewat sundulan Ivan Perisic pada menit ke-28. Tapi, bola mengarah tepat ke pelukan Gianluigi Buffon.

Berselang lima menit, Antonio Cassano nyaris mencetak gol dari jarak dekat. Namun Dewi Fortuna belum datang, tembakannya masih melebar. Italia mendapatkan peluang bagus pada menit ke-37 saat Marchisio tinggal berhadapan dengan Pletikosa setelah menerima umpan Cassano. Namun, sontekan Marchisio bisa diblok sang kiper.

Pirlo akhirnya menjadi pemecah kebuntuan dua menit kemudian. Berawal dari pelanggaran terhadap Balotelli, Italia mendapatkan tendangan bebas. Pirlo dengan dingin mengeksekusinya dan berhasil mengirim bola ke pojok bawah gawang Kroasia.

Pada menit ke-43, Italia berpeluang menggandakan keunggulan melalui sundulan Cassano yang meneruskan sepak pojok Pirlo. Namun, bola masih melambung di atas tiang gawang.

Selepas turun minum, Kroasia langsung tampil menekan. Beberapa kali kombinasi Luca Modric dan Ivan Rakitic mengancam barisan pertahanan Italia yang dipimpin Giorgio Chiellini. Pada menit ke-69, Mario Mandzukic hampir membungkam pendukung Italia. Sayangnya tendangannya masih mampu dihalau Buffon dengan cukup baik.

Tiga menit berselang, Mandzukic akhirnya berhasil memaksa kipper Italia, Buffon memungut bola dari gawangnya setelah mencetak gol sekaligus menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Menerima umpan silang dai Ivan Strinic, Ia mengontrol bola dengan baik, sebelum melepaskan tendangan keras ke arah gawang dan gol.

Gol itu membuat semangat pemain Kroasia meningkat. Hingga menit-menit akhir, beberapa kali mereka mengancam gawang Italia. Sementara, Italia pun tak tinggal diam, beberapa kali Antonio Di Natale membuat repot pertahanan Kroasia. Namun, hingga wasit meniup peluit panjang skor 1-1 tetap bertahan.

Menurut catatan UEFA, sepanjang pertandingan, Italia menguasai bola sebanyak 52 persen dan melepaskan tujuh tembakan akurat dari 15 usaha. Sementara, Kroasia menciptakan tujuh peluang emas dari sembilan kali percobaan.(**)
Susunan Pemain:

Kroasia: 1-Stipe Pletikosa, 13-Gordon Schildenfeld, 5-Vedran Corluka, 2-Ivan Strinic, 11-Darijo Srna, 8-Ognjen Vukojevic, 10-Luka Modric, 20-Ivan Perisic (6-Danijel Rakitic 68), 7-Ivan Rakitic, 9-Nikica Jelavic (22-Eduardo 83), 17-Mario Mandzukic

Italia: 1-Gianluigi Buffon, 16-Daniele De Rossi, 3-Giorgio Chiellini, 9-Leonardo Bonucci, 5-Thiago Motta (Riccardo Montolivo 63), 8-Claudio Marchisio, 21-Andrea Pirlo, 13-Emanuele Giaccherini, 2-Christian Maggio, 10-Antonio Cassano (20-Sebastian Giovinco 83), 9-Mario Balotelli (11-Antonio Di Natale 70).

Wasit: Howard Webb