Kredit UMKM Digelontorkan Rp 10 M

BENGKULU,BE – Dana Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Provinsi Bengkulu terus berkembang. Terbukti, sejak 2006 dana UMKM tersalurkan Rp 10 Miliar melalui kredit perbankan. Setidaknya hingga saat ini sudah ada 76 pengusaha terbantu dengan dana kredit perbankan tersebut. Ini diungkapkan Pemimpin Bank Indonesia (BI) Bengkulu Causa Iman Karana, kemarin. ” Bantuan modal tersebut telah digulirkan sejak 2006 dan akan terus bertambah dengan fasilitas yang akan terus dipermudah,” katanya. Ia mengatakan, untuk mempermudah pemberian bantuan modal usaha tersebut pihaknya akan menyediakan klinik bisnis konsultan keuangan mitra perbankan (KKMB). KKMB merupakan lembaga yang memberikan layanan pengembangan usaha dalam rangka meningkatkan kinerja usaha mikro kecil dan menengah. ” KKMB berfungsi dan bertanggungjawab melakukan pembinaan dan pengembangan terhadap UMKM, pembinaan tersebut dimaksudkan agar satu kesatuan proses yang mencakup tiga unsur yakni menumbuhkan, memelihara, dan mengembangkan UMKM,” ujarnya.

Rencananya KKMB akan berkantor di Jalan Pangeran Natadirdja Kilo Meter 6,5 nomor 23 Bengkulu. Dalam waktu dekat, Pelaksana Tugas Gubernur H Junaidi Hamsyah akan melakukan peresmian kantor tersebut. ” Para pelaku usaha dapat melakukan konsultasi di kantor KKMB guna untuk mendapatkan akses permodalan bagi para pengusaha,” ujarnya. Di Bengkulu sendiri sekitar 2000 UMKM yang sudah masuk KKMB dan akan diaskeskan ke permodalan. Pihak KKMB akan mendata UMKM yang akan mendapatkan bantuan permodalan dari Perbankan. “Kerjasama dilakuka bersama Disperindagkop, Kadin,” imbuhnya. (100)