KPU Verifikasi Dukungan Calon Independen

Tim dari KPU Rejang Lebong saat melakukan verifikasi terhadap dukungan calon perseorangan yang dimulai Kamis (27/2) kemarin.

CURUP, Bengkulu Ekspress – Sesuai dengan tahapan Pilkada serentak 2020 di Kabupaten Rejang Lebong. Terhitung sejak Kamis (27/2) kemarin Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Rejang Lebong mulai melakukan verifikasi administrasi terhadap dukungan calon perseorangan atau independen.

Verifikasi administrasi berkas dukungan calon perseorangan yang dilakukan oleh KPU Rejang Lebong tersebut terhadap dukungan pasangan Syamsul Efendi – Hendra Wahyudiansyah.

Karena pasangan tersebut merupakan satu-satunnya pasangan perseorangan yang mendaftar di KPU Rejang Lebong.”Verifikasi administrasi terhadap dukungan calon perseorangan ini akan kita laksanakan sampai tanggal 25 Maret 2020 nanti,” terang Divisi Teknis Penyelenggara KPU Kabupaten Rejang Lebong, Visco Putra Alexander, SIP MSi.

Dalam proses verifikasi tersebut, menurut Visco pihaknya akan melihat keabsahan dukungan dari pasangan independen tersebut. KPU ingin melihat apakah benar berkas dukungan tersebut betul-betul sama dengan yang mereka masukkan ke Silon dengan fisik yang mereka serahkan.

Selanjutnya, dalam proses verifikasi tersebut beberapa hal yang akan mereka perhatikan seperti apakah menggunakan KTP-elektornik atau tidak, KTP yang digunakan benar-benar KTP Rejang Lebong atau tidak. Kemudian pengelompokan dukungan apakah sesuai dengan kecamatan, desa atau tidak.

“Apabila tidak memenuhi poin-poin tersebut maka dukungan tersebut akan kita nyatakan TMS (tidak memenuhi syarat),” paparnya.

Dihari pertama verifikasi kemarin, Visco mengaku tim yang beranggotakan 10 orang dari KPU Rejang Lebong dan diawasi oleh 10 orang pengawas dari Bawaslu Rejang Lebong sudah mulai menemukan dukungan yang tidak memenuhi syarat.

Dukungan yang tidak memenuhi syarat tersebut seperti ditemukan KTP dari daerah Sumatera Selatan, Kemudian tidak menggunakan KTP Elektornik padahal syarat dukungan KTP Elektornik, serta ditemukan berkas dari kecamatan satu masuk ke kecamatan lainnya, seperti KTP Kecamatan Selupu Rejang masuk ke Kecamatan Sindang Kelingi.”Untuk yang TMS sudah beberapa kita temukan, namun belum kita lakukan perekapan,” demikian Visco. (251)