KPU Seleksi Ketat Calon Relasi

MEDI/Bengkulu Ekspress
Komisioner KPU Kota Bengkulu, Deby Harianto melakukan tes wawancara terhadap calon relawan demokrasi (Relasi), kemarin (21/1).

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bengkulu sangat selektif dalam merekrut Relawan Demokrasi (Relasi) Pemilu 2019 ini. Dari tes wawancara yang dilakukan, kemarin (21/1), para komisioner KPU mendalami identitas para peserta, terutama kedekatannya dengan para Calon Legislatif (Caleg), baik tingkat kota, provinsi maupun pusat, sekaligus mengindentifikasi apakah calon relasi ini merupakan titipan dari pihak lain atau tidak.

“Jangan sampai ada relawan yang terindikasi ada kedekatan dengan para caleg, apalagi sampai ada unsur titipan ataupun ada misi lain di luar syarat dan tujuan dari pada relawan demokrasi,” kata Ketua KPU Kota, Zaini SAg kepada BE saat ditemui di ruang kerjanya.

Meskipun belum ditemukan dugaan tersebut, namun tidak menutupkemungkinan ada pihak yang ingin memanfaatkan momen perekrutan relawan ini sebagai alat untuk memenangkan salah satu caleg.

Menurutnya, relawan ini harus memiliki komitmen yang kuat untuk menyukseskan Pemilu yang adil dan jujur, serta mampu menjaga netralitasnya apapun yang terjadi di lapangan nanti. “Selama pelaksanaan wawancara tadi, pada umumnya mereka sudah memiliki modal dasar tentang kepemiluan, tinggal lagi kita akan telusuri sejauh mana komitmen dan integritas serta netralitas mereka dalam melaksanakan tugas sebagai relawan demokrasi,” tegasnya.

Dijelaskan Zaini, dari 118 calon relawan yang di wawancarai, akan dipilih sebanyak 55 orang yang nanti dibagi rata sesuai dengan 11 basis yang disediakan. Ia berharap, peran dari para relawan ini mampu mendorong kesadaran dan tanggung jawab penuh masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya secara optimal.

“Tujuan utamanya adalah membantu KPU dalam meningkatkan partisipasi masyarakat. Tugas pokok mereka menyampaikan informasi untuk meluruskan hal-hal tidak benar, kemudian memberikan penjelasan sehingga daya tarik masyarakat untuk memilih akan semakin tinggi pada Pemilu 17 April 2019,” jelas Zaini.

Salah satu peserta, Edo Jaya Saputra (22) mahasiswa UMB mengaku optimis bisa diterima sebagai relawan demokrasi. Ketertarikannya untuk menjadi relawan yakni ingin peran serta membantu KPU dalam menyukseskan Pemilu 2019 mendatang yang dilaksanakan serentak dengan menggunakan 5 jenis surat suara.

Menurut saya lebih menantang karena ada 5 pemilihan secara serentak, DPRD kota dan provinsi, DPR RI, DPD RI, dan Pilpres. Kalau pengalaman sebelumnya cuma jadi KPPS di TPS Sukamerindu. Saya memilih basis komunitas karena lebih cocok dengan saya untuk sosialisasi ke komunitas-komunitas yang ada di Kota Bengkulu, ungkap Edo. (805)