KPU, Salah Input Data

Foto : Ketua KPU Bengkulu tengah, Drs Brotoseno

Warga Ragukan Hasil Situng KPU

BENGKULU TENGAH, Bengkulu Ekspress – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) sempat salah dalam melakukan penginputan data salinan C1 di tempat pemungutan suara (TPS) 3 Kelurahan Taba Penanjung, Kecamatan Taba Penanjung, Kabupaten Bengkulu tengah. Pada salinan C1 plano yang disampaikan KPPS, hasil perolehan suara pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 2, yakni Prabowo-Sandi berhasil unggul dengan perolehan suara 146 suara. Sedangkan, pasangan nomor urut 1, yakni Jokowi-Ma’aruf Amin mendapat 45 suara.

Akan tetapi, dalam proses input data yang dilakukan operator Situng KPU Kabupaten Bengkulu tengah, hasil perolehan suara kedua pasangan tersebut tertukar. Dimana, pasangan nomor urut 1 mendapat 146 suara dan perolehan suara pasangan nomor urut 2 45 suara.

“Saya berikan klarifikasi, bahwa memang benar ada salah input data yang dilakukan oleh KPU Bengkulu tengah,” kata Riski Desi Putri, Ketua PPS Kelurahan Taba Penanjung.

Terpisah, Ketua KPU Kabupaten Bengkulu tengah, Drs Brotoseno membenarkan adanya kesalahan input data pada aplikasi sistem perhitungan suara (Situng). Data yang diinput telah terkirim ke server KPU pusat untuk direkap secara nasional. “Terjadinya kesalahan dalam salin C1 salinan dari C1 plano itu bukan unsur kesengajaan. Sebab, KPPS telah bekerja dari pukul 07.00 WIB (pagi) hingga pukul 07.00 WIB (pagi) berikutnya,” papar Brotoseno.



Lebih lanjut, Brotoseno menjelaskan, KPU Kabupaten Bengkulu tengah sudah memanggil Ketua dan anggota KPPS serta Pengawas TPS setempat untuk mendapatkan informasi akurat. Dari pertemuan itu, Brotoseno mengatakan bahwa kronologis salah input data berawal dari pengisian form salinan C1 plano di tingkat KPPS. Dimana, anggota KPPS yang dalam kondisi letih dan mengantuk diduga salah dalam mengisi perolehan suara untuk masing-masing pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden.

Selain itu, Brotoseno menerangkan, kesalahan penulisan tak terjadi di form C1 plano. Melainkan, kesalahan hanya terjadi pada salinan C1 plano yang diberikan kepada PPS, KPU atau bahkan kepada Bawaslu Bengkulu tengah. Sedangkan salinan yang diberikan kepada tim paslon telah benar dan sesuai dengan fakta perolehan.  “Atas kesalahan ini, kami sudah membuat pres rilis di Facebook dan website KPU Bengkulu tengah. Tadi (kemarin,red), kami juga sudah berkoordinasi dengan KPU Provinsi Bengkulu agar kiranya data yang telah diupdate bisa direvisi,” terang Brotoseno.

Warga Ragukan Hasil Situng KPU

Sementara itu, salah seorang warga Kecamatan Karang Tinggi, Kabupaten Benteng, Hendri mengaku kecewa dengan kesalahan input data yang dilakukan oleh KPU Benteng.  Menurut Hendri, KPU dan penyelenggara pemilu di tingkat bawah harus lebih profesional dan teliti. Jangan sampai, kesalahan pelaporan atau input data membuat salah satu peserta pemilu merasa dirugikan. “Satu suara sangat menentukan. Apalagi selisih hingga ratusan suara atau bahkan ribuan. Dengan adanya fenomena ini, warga menjadi ragu untuk percaya terhadap aplikasi Situng KPU Bengkulu tengah,” pungkas Hendri.(135)




    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*