KPU Lebong Gelar Simulasi Pemilihan Terapkan Prokes


ERICK/BE
SIMULASI: KPU Lebong ketika menggelar simulasi pelaksanaan pemilihan dengan menerapkan prokes yang ketat.

LEBONG, bengkuluekspress.com– Untuk memberi pemahaman dan keyakinan kepada masyarakat dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pada tanggal 09 Desember mendatang. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lebong gelar simulasi pemungutan dan penghitungan surat suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) dengan menerapkan protokol kesehatan (Prokes).
Simualsi dilaksanakan, Sabtu (21/11) di lapangan Sekolah Dasar (SD) Negeri 16 Lebong Kelurahan Tanjung Agung Kecamatan Pelabai.

Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Lebong, Yoki Setiawan SSos mengatakan, bahwa pada pelaksanaan simulasi, semua pihak. Mulai dari petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) hingga masyarakat pemilih dalam penerapan protokol covid-19.
“Simulasi yang kita lakukan nantinya sama halnya pada pelaksanaan pemilihan mendatang,” jelasnya.

Pada intinya dengan dilaksanakannya sosialisasi untuk memberitahukan kepada masyarakat pemilih di Kabupaten Lebong, bahwa pada saat pelaksanan pemilihan tanggal 09 Desember mendatang di setiap TPS, sangat menerapkan prokes yang ketat.
“Dimana dalam simulasi ini semua anggota KPPS, maupun para pemilih semuanya menggunakan Alat Pelindung Diri (APD),” sampainya.

Dengan demikian para pemilih jangan ragu dan takut lagi untuk datang ke TPS, meskipun saat ini ditengah-tengah pandemik wabah Covid-19, maka sangat diharapkan kepada seluruh pemilih untuk datang ke TPS.
“Saat ini memang masyarakat pemilih masih ragu untuk datang ke TPS, namun dengan simulasi yang kita laksanakan dapat menghapus keraguan mereka,” terangnya.

Ditambahkan Yoki, dalam simulasi yang dilaksanakan juga bersamaan dengan penerapan aplikasi Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) yang merupakan salah satu alat bantu publikasi yang digunakan mulai dari KPPS hingga KPU RI.
“Dimana untuk para petugas semuanya telah memiliki akunnya,” tuturnya.(614)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*