KPU Kembalikan Silpa Pilwakot 3 M

zahyochi
Zahyochi SH MH

BENGKULU, Bengkulu Ekspress– Setelah sukses menyelenggarakan Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota (Pilwakot) 2018, saat ini Komisi Pemilhan Umum (KPU) Kota Bengkulu mulai melakukan kalkulasi terhadap serapan anggaran. Total anggaran yang di dapat KPU melalui APBD kota sebesar Rp 25,6 miliar dan hingga hari penetapan pasangan calon terpilih hanya terserap sekitar Rp 22,6 miliar artinya masih menyisakan sekitar Rp 3 miliar yang menjadi Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (Silpa).

“Kami belum bisa mengkalkulasikan jumlah pastinya berapa yang sudah terpakai. Karena ini masih berjalan, kami memiliki taksiran sekitar Rp 3 miliar lagi yang sisanya,” ujar Sekretaris KPU Kota, Zahyochi SH MH kepada Bengkulu Ekspress, kemarin (3/8).

Berdasarkan aturan tutup buku pengunaan anggaran Pilkada ini dilakukan 2 bulan setelah rapat pleno Penetapan Pasangan Kepala Daerah terpilih 2018. Dan dalam hal ini Zahyochi memastikan bahwa pihaknya akan mentransfer kembali sisa anggaran tersebut ke Kas Daerah (Kasda). “2 bulan setelah penetapan paslon, kita dikasih kesempatan untuk melengkapi berkas-berkas atau tutup buku, baru selanjutnya kita transferkan kembali ke kasda atau rekening negara,” bebernya.



Dijelaskan Yochi sapaan akrabnya, penyebab masih banyaknya sisa anggaran Pilwakot tersebut dikarenakan prediksi KPU sebelumnya kontestasi pilwakot akan diikuti 9 paslon, selain itu prediksi untuk Jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) diatas 260 ribu pemilih, hanya saja prediksi tersebut meleset. Karena Pilwakot Bengkulu hanya diikuti oleh 4 paslon dan jumlah DPT hanya sekitar 230 ribu pemilih.

” Rupanya jumlah itu dibawah prediksi kita semua, jadi itu yang menyebabkan serapan anggaran yang kita buat semula Rp 25,6 miliar, tetapi cuma terserap sekitar Rp 22 miliar,” pungkasnya. (805)