KPU Diminta Usulkan Dana Pilkada

Foto : Ist

TAIS, Bengkulu Ekspress– Sampai saat ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) Seluma, belum juga mengusulkan kebutuhan anggaran untuk pelaksnaaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Seluma, untuk 2020. Untuk itu, KPU diminta mengusulkannya segera. Pasalnya, saat ini tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) sudah mulai menyusun RAPBD 2020.

Kepala Badan Pengelolaaan Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Seluma Deddy Ramdhani SE MSE MA mengatakan, setelah menerima usulan kebutuhan anggaran untuk Pilkada Seluma. Kemudian, TAPD melakukan telaah, serta membahas berapa anggaran yang dihibahkan kepada KPU Seluma. Karena memang untuk pelaksanaan Pilkada merupakan kewajiban pemerintah daerah untuk menganggarkan dananya.

“Seharusnya sekarang ini kami sudah menerima usulan anggarannya dari KPU. Karena saat ini TAPD sudah mulai menyusun RAPBD 2019. Berdasarkan usulan yang disampaikan oleh semua OPD,” tegas Kepala BPKD Seluma.

Ketua KPU Seluma Sarjan Effendi SE mengatakan, sebelumnya KPU Seluma sudah pernah bertemu dengan Bupati Seluma. Membahas kebutuhan anggaran pelaksanaan Pilkada 2020. Kemudian, KPU Seluma menyusun draft kebutuhan anggaran untuk pelaksanaan Pilkada Seluma tahun 2020.“Kami sudah pernah bertemu, kemudian membahas bersama mengenai kebutuhan anggaran ini, tetapi kemudian kami disibukkan dengan pelaksnaaan pemilu saat ini,” tegasnya.

Ketua KPU Seluma mengatakan, KPU kembali mengusulkan draft kebutuhan anggaran untuk pilkada 2020 setelah pelaksnaan pemilu selesai. Karena KPU akan memantapkan terlebih dahulu. Semua kebutuhan, seperti untuk pengadaan logistik, kemudian honor perangkat KPU. Meski, besarannya tidak jauh berbeda dengan pemilu tahun ini.

Sebagai gambaran, Ketua KPU Seluma mengatakan, pilkada Seluma tahun 2015 kemarin. KPU Seluma mengusulkan anggaran sebesar Rp 14 miliar. Kemudian disetujui Pemkab Seluma sebesar Rp 7 miliar.“Untuk Pilkada Seluma 2015, setengah dari usulan kami yang disetujui. Kemudian, ada penambahan di ujung menjelang pelaksanaan selesai. Ditambah bantuan dana operasional dari KPU Provinsi. Sehingga pelaksanaan Pilkada 2015 kemarin lancar,” tegasnya.

Untuk anggaran pilkada 2020, Sarjan menyerahkan sepenuhnya kepada Pemkab Seluma melalui TAPD. Usulan yang disampaikan KPU ke Pemkab Seluma, merupakan kebutuhan secara rinci.Tak jauh berbeda dengan KPU, Ketua Bawaslu Yefrizal SE menerangkan, lantaran kesibukan saat ini belum sempat menyusun kebutuhan anggran untuk pelaksanaan pemilihan kepala daerah. Namun, setelah pelaksanaan pileg ini akan di sampaikan.

Hanya saja, angran pada tahun sebelumnya Rp 4,7 M dan anggaran sering dari Pemerintah Provinsi Bengkulu Rp 1,3 M.”Kebutuhan anggaran dipastikan bertambah. Mengingat juga ada pendamping TPS terkecuali jika ada perampingan maka kebutuhan anggran juga bisa dirampingkan,” ujarnya. (333)