KPU Bengkulu Targetkan Partisipasi Pemilih di Atas 80 Persen 

BENGKULU, bengkuluekspress.com -Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bengkulu menargetkan partisipasi pemilih pada pilkada serentak 9 Desember mendatang di atas 80 persen. Meskipun Pilkada yang dilaksanakan ditengah pandemi Covid-19, KPU Provinsi Bengkulu tetap optimis berada di atas target nasional.

“Kita sudah targetkan angka partisipasi pemilih Pilkada Serentak 2020 di Bengkulu sebesar 80 persen. Kita optimis target ini dapat direalisasi karena mengacu pada hasil Pemilu Legislatif dan pilpres partisipasi lalu sebesar 80 persen lebih,” ujar Komisioner KPU Provinsi Bengkulu, Darlinsyah di Bengkulu, Selasa (13/10).

Darlinsyah mengatakan terlebih pada pilpres dan pileg lalu, Bengkulu partisipasi pemilihnya masuk lima besar angka nasional tertinggi yang mencapai 84 persen.

Meskipun saat ini, Kata Darlinsyah tantangan berat bagi KPU pilkada ditengah pandemi Covid-19. Tentunya harus ekstrs untuk mengajak, mensosialisasikan agar dapat meningkatkan partisipasih pemilih pada Pilkada 9 Desember 2020.

“Kita akan berusaha agar partisipasi masyarakat pada pilkada serentak 9 Desember mendatang hasilnya bisa menyamai partisipasi Pileg dan pilpres tahun lalu,” tegasnya.

Darlinysah menerangkan, untuk merealisasikan target angka partisipasi Pilkada Serentak 2020 KPU Provinsi Bengklulu akan melibatkan pihak-pihak terkait untuk berpartisipasi menyosialisasikan pilkada kepada masyarakat baik melalui media cetak maupun elektronik langsung ke pemilih di 10 kabupaten dan kota di daerah ini.

Selain itu, sambungnya KPU Provinsi Bengkulu juga mengajak tim sukses dari masing-masing peserta pilkada untuk menyosialisasikan pilkada kepada masyarakat. Sehingga masyarakat datang ke TPS pada 9 Desember 2020 untuk meggunakan hak politiknya.

“Kita minta semua pihak ikut terlibat untuk mensosialisasikan pelaksanaan pilkada pada masyarakat. Dengan begitu, angka partisipasi pemilih pada Pilkada Serentak 9 Desember 2020 dapat terealisasi sesuai target,” ungkanya.

Ia menambahkan, seluruh tahapan pilkada akan menerapkan protokol kesehatan, termasuk sosialisasi hingga pada saat pencoblosan di TPS nantinya. (HBN)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*