KPP Pratama Gelar BDS

ARY/BE
Kepala KPP Pratama Curup saat menyerahkan bingkisan dalam kegiatan BDS yang dilaksanakan KPP Pratama Curup, Rabu (4/12) kemarin.

Bina WP Pelaku UMKM

CURUP, bengkuluekspress.com – Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Curup terus menunjukkan komitmennya untuk memberikan pembinaan kepada Wajib Pajak (WP) pelaku Usaha, Mikro, Kecil Menengah (UMKM). Salah satunya dengan menggelar kegiatan Business Development Services (BDS). Dalam kegiatan BDS yang dilaksanakan Rabu (4/12) kemarin, KPP Pratama Curup bekerjasama dengan Komunitas REL Kopi dengan sasarannya para pelaku usaha berbahan dasar kopi dari tiga kabupaten yang menjadi wilayah kerja KPP Pratama Curup, yaitu Kabupaten Rejang Lebong, Lebong dan Kepahiang.

“Kegiatan BDS ini rutin kita laksanakan setiap tahunnya, sebagai bentuk pembinaan dan pengawasan kita terhadap wajib pajak dari para pelaku UMKM di wilayah kerja KPP Pratama Curup, guna meningkatkan kepatuhan mereka tentang perpajakan” sampai Kepala KPP Pratama Curup, Ery Heriawan di sela-sela kegiatan yang dilaksanakan di Juna Coffe, kemarin.

Menurut Ery, dalam kegiatan yang mengambil tema “Branding & Promotion” panitia menghadirkan pembicara yaitu Hadiedi Prasaja. Hadiedi Prasaja sendiri menurut Ery saat ini masih aktif di Departemen Komunikasi Nasional, Badan Pengurus Pusat (BP HGP) Serikat Petani Indonesia (SPI). Kemudian pesertanya mulai dari produsen kopi, roastery kopi hingga kedai kopi dengan jumlah pesertanya sekitar 30 orang. “Dalam kesempatan ini juga mensosialisasikan bagi para pelaku UMKM yang belum memiliki NPWP untuk segera mendaftar di KPP Pratama Curup,” sampai Ery.

Setelah memiliki NPWP, Ery juga mengingatkan para pelaku UMKM untuk melaksanakan kewajiban perpajakannya dengan cara menghitung omzet perbulan. Dimana kewajiban membayar pajak tersebut sebesar 0,5 persen dari omzet atau penjualan setiap bulannya. Hal tersebut sesuai dengan Peraturan Pemerintah RI Nomor 23 Tahun 2018. Selain itu, para pelaku UMKM yang sudah memiliki NPWP diingatkan untuk melaporkan SPT Tahunannya setahun sekali. “Kita juga berharap dengan kegiatan BDS ini bisa berdampak positif khususnya bagi para peserta, dimana kita berharap setelah kegiatan ini mereka bisa meningkatkan penjualan karena telah mendapat wawasan dari pemateri,” harap Ery.

Kemudian Ery juga berharap, dengan semakin berkembangnya usaha para peserta tersebut juga bisa diiringi dengan kepatuhan mereka terhadap pajak. Pajak sendiri menurut Ery sangat penting bagi pembangunan di Indonesia, mengingat saat ini pajak merupakan tulang punggung APBN karena lebih dari 80 persen struktur APBN bersumber dari pajak. Berdasarkan pantauan Bengkulu Ekspress, kegiatan BDS yang dilaksanakan KPP Pratama Curup tersebut mendapat sambutan yang luar biasa dari para peserta, terlebih lagi dalam penyampaian materi pembicara kerap melakukan dengan sistem diskusi dan tanya jawab.(251)