Korupsi Dana KONI, Mufran Ditetapkan Tersangka

Mufran saat hendak menjalani pemeriksaan belum lama ini

BENGKULU, BE – Subdit Tipikor Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Bengkulu menetapkan mantan Ketua KONI Provinsi Bengkulu, Mufran Imron sebagai tersangka kasus korupsi penyalahgunaan wewenang dana hibah Rp 15 Miliar tahun 2020. Hal tersebut dibenarkan Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Bengkulu, Kombes Pol Dolifar Manurung SIK.
“Penetapan tersangka sudah kita lakukan inisial MI Ketua KONI Bengkulu,” jelas Kombes Pol Dolifar, Selasa (27/4).

Modus korupsi KONI ialah oknum tidak bertanggung jawab dengan sengaja menyalahgunakan anggaran dana hibah KONI. Oknum tersebut menggunakan anggaran dana hibah tetapi tidak menggunakannya sesuai peruntukan sehingga terjadi kerugian negara.
Meski sudah ditetapkan tersangka, Mufran belum ditahan. Karena keberadaanya sejauh ini belum diketahui.

“Keberadaanya masih kita telusuri, ” pungkas Kombes Pol Dolifar.(167)