Korem Bakal Naik Tipe A

Danrem Gelar Halal Bihalal

BENGKULU, Bengkulu Ekspress– Komandan Resort Militer (Danrem) 041/Garuda Emas, Kolonel Inf Dwi Wahyudi SAN MM menggelar halal bihalal dengan aparat pemerintah, masyarakat dan insan pers di Balai Prajurit Makorem 041/Garuda Emas, Rabu (26/6).

Danrem mengatakan, kegiatan ini sebagai bentuk silaturahmi antara TNI dengan awak media, pemerintahan dan masyarakat. Terlebih lagi sejak menjabat sebagai Danrem, baru kali ini memiliki waktu luang untuk silturahmi dengan awak media. “Silturahmi dengan awak media, karena sejak saya masuk belum sempat silaturahmi,” jelas Danrem.

Ke depan, Danrem akan menggelar banyak kegiatan untuk memperkuat silaturahmi dengan awak media, seperti olahraga bersama dan kegiatan sosial berkaitan dengan masyarakat.”Ke depan minimal kegiatan seperti ini kita lakukan 3 bulan sekali, bisa kita isi dengan kegiatan olahraga dan kegaitan sosial,” imbuh Danrem.



Berkaitan dengan upaya peningkatan status Korem 041/Gamas menjadi tipe A, Danrem mengaku masih menunggu instruksi dari pimpinan. Karena untuk melakukan hal tersebut jelas bukan perkara yang mudah, memerlukan tahapan yang cukup panjang. Jika sudah menjadi tipe A, Danrem akan dijabat jenderal bintang satu dan kasi akan dijabat perwira setingkat Kolonel.

“Kalau soal peningkatan tipe A kita tinggal menunggu dari pimpinan kapan dikeluarkan keputusan untuk menjadi tipe A. Berkaitan siap atau tidak, kita sudah siap,” terang Dandim.

Sementara itu, Gubernur Bengkulu Dr H Rohidin Mersyah yang diwakili Asisten I Drs Hamka Sabri mengatakan, peningkatan Korem menjadi Tipe A sudah berproses. Karena untuk wilayah Sumatera hanya tinggal Bengkulu dan Bangka Belitung yang belum dipimpin Danrem berpangkat jenderal bintang satu.

Bukan hanya Korem saja, tetapi Polda Bengkulu dan meningkatkan IAIN menjadi Universitas juga masih diupayakan.”Harapan kita Korem 041/Gamas bisa cepat dipimpin jenderal bintang satu. Karena di Sumatera hanya Korem di Bengkulu dan Bangka Belitung saja yang belum dipimpin jenderal bintang satu,” jelas Hamka.

Alasan meningkatkan tipe tersebut berkaitan dengan kelembagaan. Jika masih tipe B tidak akan berkembang secara kelembagaan karena personel hanya itu saja. Misalnya seperti IAIN, jika sudah menjadi Universitas maka bisa membuka fakultas lain seperti kodekteran.”Tiga lembaga tersebut terus kita dorong dan sedang berproses untuk peningkatan statusnya,” pungkas Hamka.  Kegiatan ini dihadiri pimpinan media, kepala BUMN, Rektor Universitas Negeri dan Swasta, anggota DPRD Provinsi Bengkulu dan para awak media.(167)