Korban Tewas Tambah 32 Orang

GEMPA ACEH

JAKARTA, BE – Jumlah korban jiwa akibat gempa bumi 6,2 SR di Aceh terus bertambah. Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Sutopo Purwo Nugroho, mengatakan korban tewas akibat gempa di dua kabupaten Aceh  berjumlah 32 orang. Di Kabupaten Bener Meriah, korban tewas berjumlah 22 orang, sedangkan di Kabupaten Aceh Tengah berjumlah 10 orang.  “Kami terus mencari adanya korban yang kemungkinan masih tertimbun reruntuhan bangunan. Kami masih mendatanya hingga kini,” kata Sutopo, Kamis, (4/7)
BNPB, kata Sutopo, kemarin menyalurkan bantuan masing-masing Rp 250 juta ke dua kabupaten tersebut. Di Kabupaten Bener Meriah, Sutopo memaparkan terdapat 249 orang menderita luka. Mereka ditangani di beberapa pusat kesehatan di antaranya 109 orang di Kabupaten Bener Meriah, 43 orang dirawat di Puskesmas Muyan Kute, 50 orang di Desa Pante Raya, dan 47 orang dirawat di Puskesmas Kelurahan Lampahan.
Mengenai jumlah rumah yang rusak, Sutopo mengatakan ada 537 unit rumah rusak berat dan 252 unit tergolong rusak ringan. Gempa ini, kata Sutopo, juga menyebabkan jalan rusak sebanyak tujuh titik dan delapan fasilitas umum berupa puskesmas, sekolah, masjid, dan kantor desa juga turut rusak di kabupaten tersebut.
Korban yang mengungsi di Kabupaten Bener Meriah tinggal di 15 titik pengungsian. “Di antaranya Kelurahan Lampahan sebanyak 345 kepala keluarga,” ujarnya.
Sutopo mengatakan tenda yang digunakan para pengungsi belum memadai dan mereka kekurangan selimut. Ihwal pasokan makanan, Sutopo mengatakan jumlah yang diterima pengungsi mencukupi lantaran bantuan yang diberikan dibeli di pasar setempat. “Jika dikirim dari Jakarta dikhawatirkan terkendala transportasi,” kata dia.
Sedangkan di Kabupaten Aceh Tengah, Sutopo mengatakan korban luka berat akibat gempa berjumlah 40 orang dan korban luka ringan sebanyak 100 orang. Gempa berkekuatan 6,2 skala richter itu mengakibatkan 103 unit fasilitas umum rusak dan korban diungsikan ke 20 titik pengungsian. Selain itu, ia mengatakan sebanyak 13 titik dari 15 titik yang rusak telah selesai diperbaiki.
Hingga saat ini, kata dia, listrik di dua kabupaten masih padam dan proses perbaikannya baru mencapai 40 persen. “Dalam dua hari akan mencapai 90 persen,” kata dia.
Sebelumnya, gempa berkekuatan 6,2 skala richter mengguncang Aceh pada Selasa lalu. Pusat gempa di daratan berada 35 kilometer barat daya Kabupaten Bener Meriah atau 50 km barat laut Kabupaten Aceh Tengah, Selasa (2/7).(**)