Korban Keracunan CO2 Masih Jalani Perawatan

BUDHI/Bengkulu EkspressKorban yang keracunan CO2 saat menjalani perawatan di rumah sakit Bhayangkara Bengkulu.

BENGKULU, Bengkulu Ekspress– Lima warga yang diduga keracunan CO2 saat terjebak kemacetan di Jalan Kalimantan Rawa Makmur Kota Bengkulu, Sabtu (27/4) hingga Minggu kemarin masih mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Bengkulu. Salah satu korban bernama Petrus saat ditemui mengatakan, dirinya saat itu terjebak macet dan tiba-tiba kepalanya pusing dan muntah bahkan selang beberapa menit pingsan.

“Saat itu memang antrean kendaraan panjang dan macet nian, mungkin karena asep knalpot mobil di depan terus terhisap yang membuat saya dan korban lainnya keracunan dan pingsan,” bebernya kepada Bengkulu Ekspress, kemarin (28/4).

Ia mengatakan, saat itu dirinya tidak sadar dan baru sadar ketika sudah di rumah sakit dan mendapatkan perawatan medis. “Saya baru sadar ketika dirumah sakit, tapi berkat kepedulian warga dilokasi dan kesigapan petugas medis di RS Bhayangkara, nyawa saya dan korban lainnya bisa terselamatkan,” jelasnya saat itu.

Sementara itu, Kabid Dokkes Polda Bengkulu AKBP dr Komang Nurada Mahardana yang pada sabtu malam langsung melihat kondisi korban di ruang IGD RS Bhayangkara Polda menjelaskan, kelima korban ini diduga mengalami keracunan CO2 (Carbon Dioksida). Karena saat ditemukan kelimanya berada dalam mobil yang kondisi mesin hidup dan kaca tertutup. Diduga CO2 itu berasal dari knalpot mobil dan terhirup oleh para korban yang membuat mereka muntah dan pingsan. Gas CO2 tersebut bukan saja berasal dari kendaraan milik korban namun dari kendaraan lain yang juga terjebak macet.

Berdasarkan data yang terhimpun Bengkulu Ekspress, lima korban keracunan yang dilarikan ke rumah sakit antara lain Esdoner Sinaga (36) warga Argamakmur, Tiar Simbolon (32) warga Argamakmur, Petrus (21) warga Argamakmur, Pranata (29) warga Lingkar Barat dan Riri (27) warga Lingkar Barat Kota Bengkulu. Sekarang ini kondisi korban sudah membaik dan bahkan sudah ada yang bisa pulang. (529)