Korban Ditemukan Tewas Tertimbun Pasir

Ist/Bengkulu Ekspress DIEVAKUASI: Jenazah korban hanyut dievakuasi tim gabungan dan masyarakat ke rumah duka di Desa Pagar Gunung.

KEPAHIANG, Bengkulu Ekspress – Pencarian korban hanyut luapan sungai Musi membuahkan hasil. Warga berhasil menemukan Topian Nauli (47) warga Desa Pagar Gunung Kecamatan Kepahiang yang hanyut di aliran sungai Musi, Sabtu (27/4) pasca banjir melanda daerah tersebut.  Korban ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa atau tewas, Senin (29/4) pukul 08.00 WIB di sekitar jembatan Musi Dua Desa Pelangkian.



Korban pertama kali ditemukan Pawai dan Hamdan yang melakukan penyisiran di pinggir sungai Musi dekat jembatan Musi 2 Desa Pelangkian. Saksi melihat ada tangan korban, namun badan korban tertimbun pasir di pinggir sungai Musi tersebut. Lalu saksi bersama-sama dengan rekannya mengangkat mayat korban yang mengenakan celana jeans pendek warna biru.

“Jenazah langsung dibawa ke rumah duka yang terletak di Desa Pagar Gunung Kecamatan Kepahiang,” ungkap Kepala BPBD Kepahiang, Ir Topik.

Kapolres Kepahiang, AKPB Pahala Simanjuntak SIk membenarkan satu dari tiga korban hanyut, akibat banjir sungai Musi ditemukan warga. Saat ditemukan mayat korban sudah membengkak dan terdapat luka di tubuhnya. Pemeriksaan petugas medis Puskesmas Kelobak Kepahiang menemukan luka robek di dahi sebanyak 2 tempat dengan diameter 1 cm dalam 3 cm, luka robek di alis mata sebelah kiri panjang lebih kurang 5 cm dalam 2 cm.  “Jenazah sudah dibawa ke rumah duka di Desa Pagar Gunung,” ujar Kapolres. (320)