Korban Badai Jadi 11 Orang

BENGKULU, BE – Badai dan ombak besar besar yang melanda Kabupaten Kaur membuat nelayan mengurung niatnya melaut. Bagaimana tidak? Jumlah korban badai tersebut terus bertambah.Sampai saat ini tercatat 11 orang yang terimbas, 2 orang diantaranya tewas dan 1 orang masih belum ditemukan. 2 korban terbaru adalah Zainudin dan Asma alias Didi. Perahu yang dinaiki keduanya terhempas ombak besar, Rabu lalu (25/1) 150 meter dari bibir Pantai Pasar Lama, Kaur Selatan. Zainudin warga Desa Pasar Lama berhasil selamat, sedangkan Asma warga Desa Pelabuhan Ratu, Sukabumi (juga berdomisili di Pasar Lama) dinyatakan hilang.
Pencarian yang dilakukan hingga kemarin belum berhasil menemukan Asma. Keluarga Asma sendiri dari Sukabumi, Jawa Barat sudah berada di Kabupaten Kaur untuk memastikan kondisinya. “Saat ini beberapa nelayan sudah berada di laut untuk mencari korban,” ujar Camat Kaur Selatan Bahasim Spd didampingi Kades Pasar Lama Endi Nopian kepada BE, kemarin┬áSementara itu Badan Penanggungalangan Bencana Daerah (BPBPD) Kabupaten Kaur tengah mendata kerusakan harta benda dan kerusakan umum yang terjadi akibat badai tersebut. Data sementara kerusakan fasilitas umum meliputi parkiran Kantor Bupati Kaur, Kantor Polres, Kantor Kejari, reklame yang hancur di 5 titik jalan prokoler, dan sejumlah pohon tumbang di sepanjang jalan terutama Desa Latihan, Linau, Wayahawang, dan Wilayah Kinal. “Kita masih menginventaris kerugian atas bencana ini,” kata Kepala BPBD Kaur Drs Mulyadi Usman MM kepada BE kemarin.

Bupati Kaur Dr H Hermen Malik mengintruksikan jajaran untuk bergerak cepat mengatasi bencana yang terjadi. Pun begitu ia mengingatkan semua pihak jika bencana ini merupakan cobaan.”Ini merupakan cobaan. Kita harapkan juga kepada nelayan untuk mengurungkan niat sementara waktu untuk melaut. Ini demi keselamatan kita semuanya,” tutur bupati.