Korban Babak Belur, Disekap di WC Sekolah

lokasi ditemukannya penjaga sekolah dalam kondisi dibekap pelakuKorban Darlan penjaga SMAN 1 Seluma pertama kali ditemukan oleh istri korban Yaharna(51) yang hendak mengantarkan sarapan pagi untuk suaminya yang keseharian menjaga sekolah pukul 07.30 WIB(24/6). Namun jika istri korban telah mencurigai akan pintu depan sekolah yang belum terbuka melainkan hanya diganjal dari dalam.

Mendapati akan hal tersebut istri korban juga mendengarkan suara teriakan minta tolong dari  WC guru yang tak berjauhan dari ruangan guru. Alhasil, istri korban dikagetkan dengan suami korban yang telah terbujur kaku dengan kondisi tangan terikat kebelakang dan mulutpun ditutup lakban hitam. Serta banyaknya darah yanga berada disekitar ruangan dan lobi sekolah. Tak ayal, istrikorbanpun berteriak histeris untuk meminta tolong dan akhirnya sejumlah warga dan anak korbanpun datang.

“Sayo sayup-sayup mendengar suara minta tolong, dan langsung menuju asal suara dan ternyata suaminya telah bersimbah darah di WC dan langsung dibawa keruang tamu dan meminta tolong,”terang Yaharna(51) istri korban.

Istri korbanpun menelphon pihak kepolisian untuk meminta bantuan. Selang beberapa lama Kabag Ops Polres Seluma Kompol Gunar Rahadyanto SIK dan Lakhar Kasat Reskim AKP Lumban Raja dan tim identifikasi langsung menuju lokasi. Dari keterangan kepolisian jika kejadian ini dilakukan oleh pelaku yang telah berpengalaman dan pelaku terlebih dahulu mencederai penjaga sekolah ini serta memaksa untuk diberitahui lokasi sejumlah barang-barang berharga sekolah.

“Sejauh ini kita yakin jika aksi ini merupakan pelaku yang lebih dari 3 orang dengan menggunakan kendaraan roda empat yang dipergunakan untuk membawa 24 komputer SMAN 1 ini,” terangnya.(**)