Korban Asusila Masuk Pesantren

bupati_kepahiang
Ist/Bengkulu Ekspress Bupati berserta istri memberikan bantuan kebutuhan sehari-hari dan seragam sekolah kepada keluarga korban kekerasan seksual.

KEPAHIANG, Bengkulu Ekspress – Korban pemerkosaan ayah tirinya  dimasukan ke pesantren. Hal itu bertujuan agar korban asusila itu terus dapat melanjutkan pendidikan hingga ke tingkat perguruan tinggi.

“Sistem keamanan di pesanteren lebih terjaga, terus pendidikan agama yang rutin diharapkan dapat melepaskan korban dari trauma berkepanjangan,” tutur Bupati  Kepahiang, Dr Ir Hidayatullah Sjahid MM berserta istrinya, Evie M Hidayat  usai mengunjungi korban, kemarin.  Dalam kunjungannya  itu bupati dan istri memberikan bantuan keperluan sehari-sehari serta perlengkapan sekolah.

“Semakin marak kejadian seperti ini, menjadi tugas kita bersama untuk mengantisipasinya supaya kejadian serupa tidak terulang kembali,” ujarnya.

Kasus kekerasan seksual yang dialami Kuncup (8) merupakan pekerjaan rumah (PR) Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Kepahiang hingga aparat desa. Sehingga butuh solusi konkrit  dalam menentukan kebijakan daerah agar peristiwa mengerikan ini tak dialami anak-anak lainnya.

“Salah satunya dengan mengaktifkan fungsi penyuluh agama hingga ke desa-desa,” ucapnya.

Ketua TP PKK Kepahiang Evie  M Hidayat mengajak, ibu korban tetap sabar dalam menghadapi cobaan. Ia berharap pelaku segera ditangkap lalu mendapatkan hukuman seberat-seberatnya sesuai dengan perbuatan bejat yang telah dilakukannya.

“Kita harapkan ibu korban tetap tabah, selalu semangat untuk memberikan dorongan dan  motivasi kepada anaknya,” ajak Evie. (320)