Korban Arisan Online Terus Bertambah, Uang Puluhan Juta Tak Kembali

Korban arisan online melapor ke SPK Terpadu Polresta Palembang, Kamis (4/5/2017). Foto: sumeks/jpg
Korban arisan online melapor ke SPK Terpadu Polresta Palembang, Kamis (4/5/2017). Foto: sumeks/jpg

jpnn.com, PALEMBANG – Korban arisan online kembali berdatangan ke SPK Terpadu Polresta Palembang, Kamis (4/5/2017).

Setelah Khilda dan kawannya, giliran Ade, 22, yang kini melaporkan pengelola arisan yang diikutinya lantaran tak kunjung menerima uangnya.

Padahal, dia sudah giliran mendapatkan uang arisan online tersebut. Selama jadi member, sudah Rp21 juta yang ditransfer warga Kelurahan Sukajadi, Talang Kelapa ini ke ATM BRI atas nama DY.

“Tepatnya Rp21.285.302 yang sudah saya transfer,” jelas korban.

Dia mengirimkan uang itu melalui ATM BRI di SPBU Sukajadi dan BRI di Jl Ki Ronggo Wirosantiko.

“Waktu giliran saya yang dapat arisan itu, sesuai daftar, uangnya tidak saya dapatkan. Sudah ditanya terus, tapi orang itu selalu menghindar,” beber korban seperti dilansir Sumatera Ekspres (Jawa Pos Group) hari ini.

Ajakan korban untuk ketemu pun tak membuahkan hasil. Akhirnya, dia melaporkan pengelola arisan itu ke polisi. Ketika disinggung kalau terlapor mengadu ke Polda karena merasa nama baiknya dicemarkan tiga member lain, korban mengaku tidak takut akan hal itu.

“Kejadiannya memang ada, saya yang alami sendiri. Memang ada yang lancar, tapi ada juga yang macet. Nah, kami ini yang jadi korban macet. Makanya kami lapor,” tegas dia.

Kapolresta Palembang Kombes Pol Wahyu Bintono HB melalui Kasat Reskrim Kompol Yon Edi Winara membenarkan adanya laporan itu. “Kasusnya dalam penyelidikan,” tandasnya. (chy/ce4)