KOPI; Harga Rp 25.500/kg

HARGA jual kopi kering di Kabupaten Kepahiang meroket tinggi. Bahkan mencapai sebesar Rp 25.500/kg untuk biji kopi kering kualitas bagus. Melambungnya harga jual kopi diharapkan dapat bertahan hingga panen raya berlangsung sekitar bulan Maret hingga Juni mendatang. Sehingga harga tinggi dapat dinikmati para petani, guna meningkatkan perekonomian masyarakat.

Supardi (33), petani kopi Rimbo Donok, Desa Taba Air Pauh, Kecamatan Tebat Karai mengatakan, jika harga tinggi sangat diharapkannya petani. Mengingat jumlah kopi di kebunnya tak sebanyak tahun lalu.

“Hasilnya tahun ini tak lebat, buahnya memang merata tetapi tak lebat. Jadi kalau harga tinggi insya allah bisa cukup nantinya,” ujarnya.

Meskipun demikian, dirinya memiliki kekhawatiran jika harga jual kopi kering bisa turun mendadak saat panen raya berlangsung. “Semoga saja bisa terus tinggi harganya sampai kita panen, kalau kemarin saya tanya ketoke harganya tinggi diatas Rp 24.000,” katanya.

Harapan serupa disampaikan Darul Mukmin (41), warga Kelurahan Padang Lekat Kecamatan Kepahiang yang menggarap kebun kopi di Desa Air Selimang Kecamatan Seberang Musi. Dijelaskannya, jika harga tinggi akan menutupi biaya perawatan dan panen petani.

“Sebelum panen tentunya ada perawatan hingga panen tetap keluar biaya karena kita juga bayar orang untuk memungut kopi, jadi kalau harga kecil bisa-bisa modal kita tak kembali,” ucapnya. (320)