Kopi Bengkulu Selatan Diminati Warga Italia

IST/Bengkulu Ekspresss
PERLIHATKAN: Kepala Dinas Perpusatakaan Daerah (Perpusda) Bengkulu Selatan (BS) memperlihatkan kopi bubuk asli Bengkulu Selatan, yang diminati warga Italia kepada Plt Bupati Bengkulu Selatan sebelum dikirim ke Jakarta, Kamis (20/9). Tampak kopi bubuk asli Bengkulu Selatan yang sudah dikemas.

KOTA MANNA, Bengkulu Ekspress – Produksi kopi bubuk asli dari warga Bengkulu Selatan (BS), tidak kalah kualitas dan rasanya dengan kopi dari daerah lain. Hal ini terbukti, jika kopi bubuk asli Bengkulu Selatan diminati negara luar. Kopi Bengkulu Selatan diminati warga Italia. “Alhamdulillah saat ini kopi bubuk asli Bengkulu Selatan diminati negara Italia,” kata Kepala Dinas Perpustakaan Bengkulu Selatan , Hj Sri Gusti Sabana SH.

Sri Gusti mengatakan, produk kopi bubuk Bengkulu Selatan tersebut, hasil kegiatan di Perpustakaan Bengkulu Selatan dibawah pembinaan Dinas perpustakaan Bengkulu Selatan dan Perpuseru Nasional. Perpusda membina Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Desa Padang Manis Kecamatan Manna. Bumdes tersebut diberi nama Bumdes Napal Panjang.

“Bumdes ini memproduksi bubuk kopi asli,” ujarnya. Setelah dilakukan pembinaan, kemudian produksi kopi dibawa ke Jakarta dan dikenalkan kepada warga Luar negeri. Warga Italia berminat dan meminta dikirimi kopi BS lagi. Sebelumnya, telah dikirimkan sebanyak 6 Kg kopi bubuk asli kepada warga Italia tersebut. Kemarin (20/9), telah dikirimkan sebanyak 10 kg kopi bubuk asli lagi.



“Ini pengiriman kedua dan sudah dipesan oleh warga Italia,” imbuh Sri Gusti.

Sri Gusti menambahkan, keunggulan kopi bubuk asli Bengkulu Selatan , selain warnanya lebih hitam, rasanya kas kopi asli yang sangat harum. Kelebihan lain, kopi ini dibuat secara tradisional tanpa ada bahan pengawet. Setelah jadi, dibungkus lalu dipasarkan. Saat ini kopi bubuk asli ini dijual dengan harga hanya Rp 80 ribu per kg.

“Kami sangat mengharapkan dukungan semua pihak. Tujuannya, agar produk kopi asli ini bisa terus berkembang sehingga kemasannya semakin bagus dan semakin banyak penggemarnya,” harap Sri Gusti. (369)