Koper CJH Diperiksa Ketat

Rizky/Bengkulu Ekspress Koper CJH akan diperiksa secaara ketat menggunakan Z-ray maupun deteksi manual.

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Pemeriksanan barang-barang bawakan calon jamaah haji (CJH) akan dilakukan secara ketat di Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu. Sebab, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan Kementerian Agama (Kemenag) sudah memasang alat deteksi seperti x-ray maupun deteksi manual. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Bengkulu, Darpinnudin mengatakan, x-ray sudah dipasang sejak hari minggu (7/7) lalu dan siap untuk digunakan. “X-ray kita sudah sampai dan sudah dipasang. Barang bawakan CJH akan diperiksana secara keseluruhaan,” terang Darpin kepada Bengkulu Ekspress, kemarin (8/7).

Dikatakannya, x-ray sendiri dipasang pada dua tempat yang akan dilewati oleh barang-brang atau koper milik CJH. Baik itu yang akan menuju bagasi, maupun yang akan menuju pada kabin pesawat. Semua barang akan dilakukan pemeriksaan, agar tidak ditemukan barang-barang yang dilarang dibawa ke tanah suci. “Sekarang tinggi memprogram saja untuk penggunaanya. Intinya x-ray tidak ada masalah,” tambahnya.

X-ray yang digunakan tersebut, menurut Darpin alat tersebut sudah digunakan pada pemberangkatan CJH tahun lalu. X-ray juga sudah mendapatkan sertifikasi, tinggal lagi menunggu selesainya sertifikasi pada alat roda x-ray. Namun demikian, Darpin memepastikan, tidak akan ada masalah terkait penggunaan x-ray. “Rodanya lagi yang belum disertifikasi, ini masih menunggu untuk diselesaikan,” papar Darpin.

Dalam pemerikasaan nanti, Darpin mengatakan, pihak Kemenhub dan Kemenag yang akan melakukan pemeriksaan. Beberapa barang yang dilarang seperti senjata tajam, perhiasan berlebih, barang mudah terbakar, cairan, obat-obat terlarang hingga buah-buahan atapun makanan yang berbau menyengat akan dilakukan penyitaan. Untuk itu, pihaknya meminta kepada CJH untuk membawa barang-barang sesuai kebutuhaan saja di tanah suci nantinya. “Ada beberapa yang dilarang itu, kita minta untuk tidak dibawa. Karena bakal tetap disita,” tandasnya.

Sementara itu, 393 Koper CJH tergabung dalam kloter 6 PDG yang dijadwalkan masuk asrama haji antara hari ini (8/7) ditunda. Penundaan tersebut lantaran peralatan x-ray diduga belum tiba di asrama haji Bengkulu. Pagi itu sejumlah jamaah sudah mulai berdatangan dengan membawa koper di masjid At-Taqwa Kota Bengkulu. Mereka terpaksa membawa kembali kopernya ke rumahnya masing-masing. Sebelum pulang, ia memastikan terlebih dahulu jadwal pengumpulan koper besar tersebut dengan mendatangi Kemenag Kota Bengkulu.

“Kami tadi sudah membawa koper ke masjid, tapi dapat info batal, dan baru besok dikumpulkan lagi, ” ujar Imlah salah satu keluarga CJH yang terpaksa membawa dua koper orangtuanya dengan mengendarai motornya.

Terkait penundaan tersebut, Kepala kantor Kemenag Kota Bengkulu, Drs H Tasri melalui kasi Haji dan Umrah, Ramdhan Subhi tak menampiknya, penundaan itu karena kendala teknis. “Koper 292 CJH kota seharusnya dikumpulkan tanggal 8 juli, karena alat X-ray belum samppai maka koper baru dikumpul besok (Hari ini) pagi tanggal 9 dan dikumpulkan di masjid At-Taqwa Kota Bengkulu ” ungkapnya.

Pengumpulan koper besar CJH tahun ini berbeda dengan tahun lalu, perbedaan itu juga dikarenakan kapasita daya tampung tidak memadai. “Tahun lalu seluruh koper CJH kota dikirim dalam satu hari, kalau tahun ini terpaksa dikirim H-1 per kloter, ” katanya.

Sementara itu Kepala Kantor wilayah kementerian Agama Provinsi Bengkulu, Drs H Bustasar MS MPd diamini kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umroh, H Ramlan Karim MHi menegaskan dalam aturanya pengumpulan koper dapat dilakukan H-2 sebelum CJH diberangkatkan.

Karena terjadi perubahan jadwal pemberangkatan, diduga terjadi miskomunikasi dengan pihak pengadaan x-ray, sehingga x-ray terlambat tiba. “Seharusnya koper masuk asrama haji hari ini, baru bisa dilakukan besok pagi pukul 08.00wib, ” katanya.

Koper CJH akan dikumpulkan digedung Mina Asrama Haji Antara Bengkulu, selanjutnya akan dilakukan proses pemeriksaan menggunakan x-ray. ” Penundaan ini diharapkan tidak merubah pengirimkan koper CJH lainnya,” ujarnya.

Selain X-ray, saat ini perangkat lain dari instansi lain sudah memasukkan peralatan ke asrama haji antara, dengan begitu status asrama saat ini sudah disterilkan. Tidak semua tamu bisa masuk, hanya mereka yang menggunakan Idcard yang bisa diperkenankan masuk.

Kementerian agama provinsi Bengkulu mengimbau kepada keluarga Calon Jamaah Haji, untuk tidak mengantar hingga embarkasi Haji Antara. Pasalnya begitu CJH memasuki areal EHA, maka statusnya menjadi CJH Indonesia, dan kawasan sudah steril. ” Kita minta keluarga jamaah haji untuk mengantar cukup sampai di daerah, begitu masuk asrama haji sudah tidak diperbolehkan bertemu kembali, ” katanya.  Pun begitu, panitia telah menyiapkan posko khusus bertemu jamaah dengan keluarga, jamaah pun dilarang membawa makanan dari luar sebelum disterilkan tim medis. (247/151)