Kontak Positif Covid-19, 9 Tenaga Medis di Kepahiang Dikarantina

Foto IST/ BE – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu Herwan Antoni didampingi Juru Bicara Tim pencegahan Covid-19 Bengkulu saat update data perkembangan kasus Covid-19 di Bengkulu, Jumat (24/4).

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Sembilan orang tenaga medis di Kabupaten Kepahiang harus dikarantina di salah satu hotel di Kabupaten Kepahiang lantaran kontak dengan pasien positif Covid-19 di Kepahiang saat melakukan pemeriksaan. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu Herwan Antoni didampingi Juru Bicara Tim pencegahan Covid-19 Bengkulu saat update data perkembangan kasus Covid-19 di Bengkulu, Jumat (24/4).

Menurut Herwan, setelah dilakukan pendalaman lebih lanjut oleh tim, terutama terhadap tenaga medis yang kontak dengan kasus konfirmasi itu ketika melakukan pemeriksaan kesehatan, sekaligus pada waktu itu kegiatan pengambilan swab 16 April yang lalu. Ketika itu tenaga kesehatan yang ada tidak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap karena ketidak jujuran dari pasien.

“Oleh karena itu, 9 tenaga medis itu saat ini harus diisolasi dan di karantina di salah satu hotel yang dekat dengan kota Kepahiang. 9 orang tersebut yakni 2 orang dokter dan 7 orang tenaga para medis,” ungkap Herwan, Jumat (24/4).

Dilanjutkan Herwan, 9 orang tenaga medis tersebut sudah dilakukan pengambilan Swab. Dan hasil swab yang telah diambil, maka tim gugus Covid-19 segera mengikirimkan swab tersebut untuk dilakukan pemeriksaan di BBLK Palembang.

Kemudian tambah Herwan, kemarin Kamis (23/4) juga di Kabupaten Kepahiang, ada tambahan satu PDP. Yang bersangkutan perempuan berusia 49 tahun, keluhan demam 5 dan sakit kepala, dan memiliki penyakit penyerta.

“Riwayat berpergian dari Semarang dengan penyakit penyerta. Tim melakukan rapid test, dan hasilnya reaktif dan artinya masuk PDP,” tambah Herwan. (HBN)