Kontainer Terperosok di Tikungan

RIMBO PENGADANG, BE- Sebuah truk Kontainer yang membawa peralatan PLTA Tes terprosok di tikungan tajam sekitar 500 meter dari Desa Tik Kuto Kecamatan Rimbo Pengadang. Akibatnya antrian panjang mobil dan motor yang hendak menuju ke Lebong atau sebaliknya sempat terjadi sekitar pukul 07.00 WIB hingga pukul 08.00 WIB, Selasa (3/7) sebelum akhirnya tronton tersebut digeser sehingga jalan bisa terbuka. Persitiwa terprosoknya mobil toronton terjadi sekitar pukul 01.00 WIB pada malam Selasa (3/7). Hal ini diungkapkan Kapolres Lebong AKBP Drs Supriadi melalui Kapolsek Rimbo Pengadang Ipda Zulherman kepada wartawan kemarin.
“Iya truk tronton ini sempat menutup badan jalan sehingga pengendara dari Lebong maupun curup terpaksa berhenti. Jalan baru bisa terbuka setelah 1 unit alat Forklift tiba di lokasi dan mendoron mobil ini,” kata Kapolsek.
Berdasarkan pantauan di lapangan, truk tronton yang membawa petikemas (kontainer) sepanjang sekitar 10 meter tersebut, sebelum kejadian truk memasuki tikungan tajam di Desa Tik Kuto sempat lewat di tikungan tapi dari arah curup muncul mobil Pic Up dengan kecepatan tinggi. Untuk menghindari terjadinya tabrakan supir toronton terpaksa menghentikan mobilnya, namun karena beban yang di bawa cukup berat dan posisi jalan sedikit menanjak maka truk tersebut mundur hingga terperosok di tikungan tersebut.
“Kalau saya tidak melakukan pengereman maka akan terjadi tabrakan, pada saat dilakukan pengereman ini tenaga mobil menjadi hilang dan mundur kembali dan menutup seluruh badan jalan di tikungan ini. Malam tadi sudah kami upayakan agar mobil keluar tapi tidak berhasil,” kata Sopir Truk Kontainer Adli (40) kepada wartawan.
Hingga saat ini, lanjut Aldi, pihaknya sedang menunggu alat berat dari Linggau untuk menarik truk tersebut keluar lokasi kejadian. “Kemungkinan malam nanti bantuan baru tiba dari linggau, Alat berat tersebut baru bisa dibawa malam hari. Sedangkan alat forklift yang ada di sini tidak sanggup mengeluarkan mobil ini,” pungkas Adli.(777)