KONI Pesimis Raih Juara Porwil 2019

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Bengkulu mengaku pesimis bisa meraih juara umum pada Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) 2019 yang akan digelar di Bengkulu. Hal ini bisa terjadi mengingat pembinaan untuk para atlet hingga kini masih minim dilakukan.

“Saya di rasa mustahil sekali soal target itu. Apalagi dengan minimnya pembinaan kemudian sebelumnya dana yang dianggarkan untuk pembinaan atlet juga sangat kecil,” kata Ketua Umum KONI Bengkulu Mufran Imron, kemarin (5/12).

Selain itu, kemenangan juga akan mustahil diraih karena hingga kini Cabang Olahraga (Cabor) yang akan diperlombakan juga masih belum jelas. Sehingga, jika Cabor yang diperlombakan jelas maka pembinaan atlet akan lebih terarah. Apalagi pembinaan juga bukanlah sesuatu yang instan sehingga harus dilakukan secara berkesinambungan. “Cabornya belum jelas yang diperlombakan, padahal beberapa Cabor unggulan Bengkulu bisa meraih medali pada event ini diantaranya Renang, Catur, Panjat Tebing, dan Tinju,” tutur Mufran.

Meski begitu, pihaknya tetap ragu Cabor lainnya bisa mendapatkan medali, terutama Cabor Atletik, Bulu Tangkis. Karena berdasarkan event kejurnas yang telah dilakukan selama ini, Cabor ini belum pernah meraih juara. Lebih lagi pada event ini nanti akan bertanding dengan daerah lain seperti Sumatera Utara dan Pekan Baru yang kualitas atletnya sudah masuk nasional semua. “Kalau tidak ada pembinaan sejak dini, saya rasa sulit meraih medali nantinya,” ujar Mufran.

Akan tetapi, pihaknya saat ini telah mempersiapkan segala hal menjelang pelaksanaan Porwil pada Desember tahun depan. Selain itu, pihaknya juga akan terus melakukan pembinaan, dan tetap akan berusaha bersaing, kendati dalam Porwil sebelumnya Bengkulu berada di peringkat bawah, dan di PON diperingkat bawah dari 34 Provinsi atau peringkat 33.

“Porwil kali ini cukup berat, apalagi Cabor Sepakbola Bengkulu saja degradasi ke Liga III. Sehingga diperkirakan tidak mungkin bisa bersaing dengan PSMS Medan. Itu yang menjadi beban kita tidak bisa langsung menjadi juara umum. Tapi dalam Porwil 2019 nanti, target kita jangan sampai menjadi juru kunci, minimal kita berada di papan tengah peringkat raihan medalinya,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Dispora Provinsi Bengkulu, H Meri Sasdi MPd mengaku, tetap optimis bisa mendapatkan banyak medali pada Porwil 2019 mendatang. Pasalnya jadwal kegiatan yang masih panjang bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, sehingga potensi meraih juara juga semakin besar.

“Kita tuan rumah, jangan membuat malu daerah, kita akan buktikan kalau kita bisa meraih juara pada Porwil 2019 mendatang,” kata Meri.

Bahkan untuk merealisasikan kegiatan tersebut, Pihaknya akan menganggarkan dana sebanyak Rp 39 Miliar. Dana tersebut nantinya dapat dimanfaatkan untuk peningkatan infrastruktur dan peningkatan pelatihan atlet.  “Kita berharap atlet kita semakin bagus, karena beberapa perhelatan yang dilakukan, beberapa cabor di Bengkulu masih diperhitungkan di tingkat nasional,” tukasnya.(999)




    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*