Kondisi ASN Positif Covid-19 Terus Membaik

ASRI/BE
PANTAU:Bupati BS saat memantau Mt yang sedang melakukan isolasi mandiri di rumahnya, kamis (30/4) sore.

Kota Manna, Bengkuluekspress.com – Mt (44) aparatur sipil negara (ASN) yang bekerja di Puskesmas Pasar Manna yang dari hasil swabnya positif korona, saat ini menjalani isolasi mandiri di rumah, setelah sebelumnya sempat akan diisolasi di Rumah sakit Umum Daerah Hasanuddin Damrah (RSUDHD) Manna BS. Bupati BS,Gusnan Mulyadi SE MM mengatakan, Mt saat ini kondisi kesehatannya terus membaik. Sehingga diizinkan dilakukan isolasi mandiri di rumah.

“Untuk suaminya beserta anaknya sudah pindah ke rumah keluarganya, hanya Mt seorang di rumahnya untuk menjalani isolasi mandiri,” katanya.

Gusnan pun, kamis(30/4) sore sempat mendatangi rumah Mt dan memberikan semangat kepada Mt agar disiplin saat menjadi isolasi mandiri. Dirinya berpesan agar Mt tidak khawatir dan optimis bisa sembuh “Mt harus semangat dan tetap optimis jika virus korona yang ada pada dirinya segera hilang,” ujarnya.

Gusnan juga berpesan kepada warga sekitar agar tidak khawatir meskipun ada warganya yang terkena korona. Sebab penyakit tersebut hanya bisa menular jika bersentuhan atau dari jarak yang kurang satu meter. Sehingga dirinya meminta masyarakat sekitar mendukung upaya penyembuhan yang dilakukan oleh Mt.

“Kepada masyarakat sekitar jangan cemas, jika tidak bersentuhan dengan Mt, maka tidak akan tertular korona, namun saya mengajak mari kita beri semangat dan doakan Mt agar dirinya lekas sembuh dari penyakit korona,” imbau Gusnan.

Gusnan juga menambahkan, dengan adanya warga BS yang kena virus korona, maka saat ini, BS yang sebelumnya berada di zona hijau, namun sudah berubah menjadi zona merah. Oleh karena itu,dirinya meminta petugas di perbatasan dapat lebih memperketat lagi dalam memeriksa orang yang melintas di perbatasan untuk masuk wilayah BS.

“Kepada petugas diperbatasan perketat penjagaan, jika ada orang luar yang ke BS untuk mudik maka segera suruh kembali, jangan biarkan masuk BS,sebab dikhawatirkan kedatangan mereka nanti membawa bencana bagi BS, karena tanpa mereka sadari dapat menularkan korona bagi sanak saudaranya di BS,”terang Gusnan.

Kapolres BS,AKBP Deddy Nata SIK menambahkan, saat ini anggotanya selalu menjaga ketat wilayah perbatasan BS dengan daerah tetangga. Setiap yang masuk ke BS selalu diperiksa KTP, sehingga orang dengan KTP luar BS yang tujuannya hanya untuk mudik saat idul fitri, maka langsung disuruh kembali. “Anggota kami siaga 1×24 jam di posko perbatasan, setiap ada yang mau masuk ke BS langsung diperika KTPnya,” ujar Deddy Nata. (369)