Komitmen Perjuangkan Fasilitas Kesehatan

dr Lia Lastaria

BENGKULU, Bengkulu Ekspress– Dokter Lia Lastaria mengaku sangat prihatin dengan fasilitas kesehatan di daerah-daerah Provinsi Bengkulu yang terbatas. Karena itu, dia berkomitmen untuk memperjuangkan fasilitas kesehatan ini, agar mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Terutama di daerah yang aksesnya jauh dari perkotaan, sangat memprihatinkan, ini perlu menjadi perhatian saya dan komitmen untuk menperjuangkan,” ujar dokter cantik yang memiliki banyak fans ini.

Selain itu, tenaga kesehatan yang terbatas juga menjadi kendala pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Hal ini perlu diperjuangkan karena menyangkut kebutuhan primer masyarakat. ” Pelayanan kesehatan ini tidak hanya menyakut alat, tetapi juga tenaga kesehatan yang minim. Ini perlu kita dorong agar pemerintah terus melakukan penambahan tenaga kesehatan,” katanya.



Dokter Lia Lastaria berprinsip menjadi dokter merupakan pengabdian dan merupakan bagian dari ibadah. ” Menjadi dokter merupakan pengabdian untuk negeri ini dan merupakan ibadah jika diniatkan untuk menolong sesama” ujarnya.

Memang, lanjutnya, untuk menjadi seorang dokter tidaklah mudah untuk menjadi seorang dokter haruslah memiliki pengetahuan yang luas dan siap untuk di tempatkan di pelosok atau daerah yang membutuhkan, seperti dokter Lia Lastaria dokter muda kelahiran Muara Sahung juli 1990 yang merupakan dokter muda lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Meskipun tergolong muda, Lia yang merupakan alumni SMA Negeri 5 Kota Bengkulu tahun 2008 dan menyelesaikan kedokteran di Universitas Indonesia tahun 2013 sudah memiliki pengalaman bertugas di daerah- daerah seperti pernah menjadi Dokter interhip di Puskesmas Kabupaten lebong, dokter internship di RSUD Lebong, dokter freelance di RS Raflesia Bengkulu dokter PTT di Kabupaten Lebong terakhir dokter frelance di laboratorium klinik dr.UKIS.

Pengalaman sebagai dokter menurut Lia banyak di daerah-daerah yang kurang fasilitas kesehatan. “Ada di beberapa daerah fasilitas kesehatan memprihatinkan, tidak merata tidak seperti di kota untuk itu perlu peran pemerintah dan legislatif untuk memperhatikan kondisi fasilitas kesehatan di daerah, sehingga kualitas dan kesehatan manusia Indonesia dapat ditingkatkan serta mendapat pelayanan secara merata, ” ujar Lia. (001)