Kominfo Usulkan Command Center

duit
foto : ist

Melalui APBD Perubahan 2019

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominfosan) Kota Bengkulu kembali mengusulkan penambahan dana sebesar Rp 1 miliar melalui APBD perubahan 2019.  Penambahan anggaran ini untuk mewujudkan rencana pembangunan command center Pemerintah Kota Bengkulu.

“Saat ini pembangunan command center dalam tahap perencanaan dan sedang mengkaji lokasi yang cocok untuk dijadikan command center,” kata Kepala Bidang E-Government Diskominfo Kota Bengkulu, Erika Eriesanti, kemarin (14/7).

Untuk diketahui, tahun 2018 lalu Pemkot telah meresmikan monitoring center dengan memanfaatkan ruang aula eks Dinas Pariwisata Kota Bengkulu dan sudah dilengkapi 31 titik CCTV. Sedangkan gedung command center rencananya akan dibangun di balai kota/rumah dinas Walikota Bengkulu, sehingga menjadi pusat komando Kepala Daerah untuk melakukan pemantauan seluruh wilayah Kota Bengkulu.

Selain itu, ruang command center ini akan dilengkapi peralatan dan teknologi yang lebih canggih, serta lebih luas dari ruang monitoring center, dan terintegrasi dengan semua aplikasi milik Pemkot Bengkulu seperti data perizinan, aplikasi layanan administrasi kependudukan (adminduk), dan lain-lain.

“Kemungkinan ruangan comand center ini lebih luas dari monitoring center dan kemungkinan akan didirikan di balai kota,” jelas Erika.

Hal ini merupakan upaya Pemkot Bengkulu melalui Diskominfosanmenuju smart city sehingga dilakukan penyelenggaraan pemerintahan yang memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk meningkatkkan pelayanan publik.

Selain itu, command center juga bisa menjadi tempat ruang rapat Walikota dengan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan menampilkan data-data melalui teknologi yang ditampilkan di dalam command center tersebut.  “Anggaran yang disiapkan kalau untuk saat ini belum bisa kita sampaikan karena masih berharap anggaran yang ada bisa ditambahkan,” pungkasnya. (805)




    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*