Kolam Limbah PT SBS Disorot Belum Ada Perbaikan

jerli biterfin
Jerli Biterfin

PINO RAYA, Bengkulu Ekspress – Sejak adanya dugaan pencemaran sungai Selali oleh limbah cair PT Sinar Bengkulu Selatan (SBS) di Desa Nanjungan, Pino Raya awal 2017 lalu. Bahkan pertengahan tahun 2017 lalu, Bupati Bengkulu Selatan, H Dirwan Mahmud SH memerintahkan PT SBS memperbaiki kolam limbah. Hanya saja hingga saat ini belum ada kabarnya.

“ Kami mempertanyakan perbaikan kolam limbah cair PT SBS yang direkomendasikan Bupati Bengkulu Selatan tahun lalu,” kata ketua Forum Masyarakat Peduli Lingkungan Pino Raya (FMPL PR), Jerli Biterfin.

Jerli mengaku prihatin dengan kondisi sungai Selali saat ini. Pasalnya sejak Bengkulu Selatan tidak diguyur hujan sejak 2 minggu lalu, saat ini sungai selali sudah berubah warna. Dengan kondisi tersebut, dirinya meminta pemda Bengkulu Selatan  dapat memberikan informasi terkait perkembangan perbaikan. “Saat ini sungai mulai menghitam kembali, kami hanya minta penjelasan bagaimana perbaikan kolam limbah, mudah-mudahan saja sungai menghitam bukan karena tercemar limbah cair,” ujarnya.



Jerli menjelaskan, Dahulu PT SBS berjanji akan memperbaiki pengolahan limbah, bahkan perbaikan corong asap. Namun hingga saat ini belum ada hasil yang nampak dari perbaikan tersebut. Oleh karena itu, pihaknya meminta dinas lingkungan hidup Bengkulu Selatan kembali melakukan uji labotarotium baik pada kolam penampungan limbah, maupun pada sungai selali. Sehingga dari hasil tersebut apakah air sungai selali sudah tidak tercemar lagi atau masih. Hal ini akan menjadi bukti, jika PT SBS serius atau tidak mengolah limbah cairnya.

“Saya berharap dinas lingkungan hidup dapat melakukan uji lab lagi terhadap limbah cair PT SBS dan sungai Selali, jika masih ada pencemaran menandakan jika PT SBS tersebut tidak serius melakukan perbaikan,” tandas Jerli. (369)