Kodim Mukomuko Siapkan 2 Ton Beras untuk Warga Miskin

Dandim 0428/Mukomuko, Letkol Czi Rinaldo Rusdy S.IP

 

MUKOMUKO,bengkuluekspress.com – Kodim 0428/Mukomuko telah menyiapkan sekitar 2 ton beras yang diperuntukan warga miskin di Kabupaten Mukomuko terdampak pandemi Covid-19. Saat ini, jajaran personel Kodim tengah melakukan validasi data di lapangan dan tetap berkoordinasi dengan pemerintah melalui Dinas Sosial (Dinsos) setempat.
“Sebanyak 2 ton dikhususkan bagi warga miskin di Kabupaten Mukomuko,” sampai Dandim 0428/Mukomuko, Letkol Czi Rinaldo Rusdy SIP dikonfirmasi BE, (25/8).

Bantuan beras bagi warga miskin, kata Dandim, berasal dari Pangdam yang bekerjasama dengan masyarakat Tionghoa Palembang Provinsi Sumatera Selatan. Beras yang akan dibagikan kepada warga kurang mampu atau miskin adalah warga yang belum mendapatkan bantuan sosial dari pemerintah, baik itu Program Keluarga Harapan (PKH) maupun Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
“Bantuan ini khusus bagi keluarga yang benar-benar miskin dan belum mendapatkan bantuan sosial dari pemerintah. Karena itu personel kita di lapangan benar-benar melakukan validasi data, sehingga warga penerima benar-benar tepat sasaran,”tegasnya.

Dari jumlah 2 ton beras tersebut, jelas Dandim, setiap keluarga kurang mampu akan diberikan bantuan diperkirakan sekitar 5 hingga 10 kilo gram. Artinya, ada sebanyak 200 atau 400 keluarga kurang mampu di Kabupaten Mukomuko bakal mendapatkan bantuan beras. “Untuk jumlah pastinya satu keluarga berapa kilo gram, selain masih menunggu data yang tengah divalidasi. Juga menunggu petunjuk lebih lanjut dari pimpinan. Yang jelas beras untuk masyarakat miskin di Kabupaten Mukomuko sebanyak 2 ton,”bebernya.

Pendistribusian nantinya, lanjut Dandim, jajarannya yang akan langsung membagikan kepada warga yang berhak menerima bantuan beras tersebut.
“Personel kita yang akan lansung turun ke lapangan untuk menyerahkan beras bantuan ini kepada keluarga yang berhak menerima,” lanjut Dandim.(900)







    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*