KNPI Prihatin Pengangguran

Bengkulu BE, – Angka pengangguran di Bengkulu Tengah semakin tinggi. Setiap tahun selalu ada lulusan SMP, SMA, bahkan Perguruan Tinggi (PT)  menjadi pengangguran. Kondisi ini membuat Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) prihatin. KNPI menilai masalah ini perlu mendapat perhatian pemerintah. Dengan mendesak perusahaan yang beroperasi di Bengkulu Tenaga, menyerap pengangguran itu menjadi tenaga kerja. Selama ini perusahaan yang ada minim sekali mengangkat tenaga kerja dari kalangan pemuda Benteng.

“Persoalan pengangguran ini harus mendapat perhatian pemerintah. Semakin banyak pemuda yang tidak bekerja makin banyak pula peluang terjadinya kejahatan,” kata Tarmizi, KNPI Benteng.

Bila pengangguran dibiarkan semakin membludak. Dikhawtirkan aksi kejahatan semakin marak di Benteng.  Terlebih setiap tahun lulusan sekolah terus bertambah. Terbukti dari beberapa pelaku kejahatan yang ditangkap polisi, sebagian besarnya dari kawula muda.

“Coba lihat tiap tahunnya lulusan sekolah ada terus. Sementara sedikti sekali mereka yang memperoleh pekerjaan. Mereka tingal di rumah orangtuanya dan membenani orangtuanya, Bila tak ditangani segera, khawatirnya pemuda pengangguran mencari uang dengan berbuat kejahatan, ”katanya.

Tamizi berharap pemerintah menggalakkan pelatihan terhadap penganggguran. Guna memberikan keterampilan dan bekal hidup bagi mereka. Terlebih perusahaan biasanya mencari tenaga kerja yang memilki pengetahuan dan keterampilan.  (122)