KKT Gelar Syukuran

Kerukunan Keluarga Tabot menggelar syukuran di panggung permanen Lapangan Merdeka kemarin (2)KELUARGA Kerukunan Tabut (KKT) Bencoolen menggelar acara syukuran, sebagai bentuk rasa terima kasih karena lokasi tempat mereka menggelar tabot selama ini, Lapangan Merdeka sudah dapat mereka gunakan sepenuhnya sebagai sarana milik umum.  Pasalnya, dalam lima tahun terakhir KKT hanya diperbolehkan menggunakan setengah lapangan untuk menggelar acara tabot dari 1-10 Muharam
Ketua KKT Bencoolen Ir A Syiafril Sy mengatakan, dengan turunnya izin dari Gubernur Bengkulu H Junaidi Hamsyah SAg MPd, terkait penggunaan Lapangan Merdeka. Serta merta membuat mereka bersyukur, karena berbagai kegiatan dapat dilaksanakan di tempat tersebut.
“Inti acara ini kami ingin melakukan syukuran, karena lapangan yang sudah lima tahun tidak bisa kami pakai, kini sudah bisa dimanfaatkan lagi.   Bayangkan saja, dari 2007 lapangan ini tidak bisa kami pakai.  Walaupun dipakai, hanya setengahnya. Sekarang sudah bisa kami gunakan seluruhnya. Makanya kami juga mengucapkan terima kasih kepada gubernur dan Kepala PU yang sudah memberi izin, serta memperbaiki tempat ini. Insya Allah kami bisa mengadakan acara tabot tahun ini disini secara maksimal,” ujar Syiafril kepada BE, kemarin.
Dalam acara syukuran kemarin kata Syiafril, diikuti oleh 50 orang perwakilan dari keluarga tabot Lempuing, Berkas, Malabero, Tengah Padang, Bajak, Kebun Ros, Kampung Bali, dan lain-lain. Selain syukuran karena tempat tersebut sudah bisa dipakai kembali, pihaknya juga sekaligus mengadakan doa Yaasin dan tahlil, menyambut bulan suci Ramadhan yang tidak lama lagi akan terlaksana.
“Hari ini yang hadir kami batasi 50 orang, dari seluruh keluarga tabot se-Bengkulu. Dalam acaraini kami juga adakan doa, pembacaan yasin dan tahlil, sekaligus menyambut bulan Ramadhan. Tapi kembali pada intinya, acara ini kami laksanakan sebagai bentuk rasa syukur kami karena lapangan ini bisa kembali digunakan masyarakat umum. Tidak tertutup seperti dulu,” jelasnya. (cw6)