Kirab Merah Putih Cetak Sejarah

RIO/BE REKOR MURI: 13.573 bendera merah putih yang dibawa berbagai elemen masyarakat Bengkulu dalam kirab bendera memperingati HUT RI 73 yang diselenggarakan Pemrov Bengkulu dan RBTV memecahkan rekor dunia MURI, Jumat (17/8).
RIO/BE REKOR MURI: 13.573 bendera merah putih yang dibawa berbagai elemen masyarakat Bengkulu dalam kirab bendera memperingati HUT RI 73 yang diselenggarakan Pemrov Bengkulu dan RBTV memecahkan rekor dunia MURI, Jumat (17/8).

SIMBOL PATRIOTISME

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Sebanyak 13.573 orang di Bengkulu mengikuti kegiatan kirab bendera merah putih terbanyak dalam rangka puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 Republik Indonesia (RI). Kegiatan kirab bendera merah putih sebagai simbol menjaga patriatisme di Provinsi Bengkulu.

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Bengkulu, Dr H Rohidin Mersyah MMA mengatakan, perayaan HUT RI ke-73 RI ini menjadi yang sangat spesial dan memiliki sejarah tersendiri bagi Provinsi Bengkulu. Kegiatan dimulai dengan kirab bendera merah putih sekaligus pelaksanaan upacara HUT RI ke-73 di Benteng Marlborough Kota Bengkulu.

“HUT RI tahun ini sangat spesial dan saya mengapresiasi apalagi peserta yang mengikuti kirab bendera merah putih jumlah pesertanya mencapai ribuan,” kata Rohidin, kemarin (17/8)

Ribuan peserta kirab tersebut diikuti oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) hingga pelajar dengan berjalan kaki membawa bendera merah putih mulai dari Rumah Ibu Fatmawati di Jalan Fatmawati Kota Bengkulu dan berakhir hingga View Tower di Jalan Ahmad Yani Kota Bengkulu.

“Melihat tingginya antusiasme peserta mengikuti kirab adalah untuk menjaga simbol patriotisme di Provinsi Bengkulu,” harap Rohidin.

Simbol patriotisme yang ingin dijaga oleh Pemerintah Provinsi Bengkulu adalah selalu mengenang jasa para pahlawan yang telah mendahului. Pahlawan Nasional dari Bengkulu yang wajib dikenang tersebut adalah Ibu Fatmawati yang telah menjahit bendera merah putih.

“Karena bendera merah putih adalah simbol kedaulatan bangsa ini, dengan melaksanakan kirab ini saya berharap para generasi muda dan masyarakat Bengkulu bangga dengan bendera merah putih ini,” terang Rohidin.

Selain itu, detik-detik proklamasi kemerdekaan RI di Bengkulu juga sengaja dilakukan di Benteng Marlborough.

Benteng Marlborough Dijadikan Lokasi Peringatan Upacara HUT RI

Benteng terbesar di Asia Tenggara ini dijadikan lokasi peringatan upacara HUT RI ke-73 di Bengkulu sebagai bentuk semangat juang masyarakat. “Tidak hanya peserta kirab bendera, Benteng Marlborough juga memiliki makna yang dalam bagi perjuangan masyarakat Bengkulu dan harus selalu dijaga dan dilestarikan dengan baik,” tutupnya.

Kegiatan yang diadakan Pemrov Bengkulu dan RBTV ini cetah sejarah sekaligus meraih Rekor Muri dari Museum Rekor-Dunia Indonesia dengan jumlah peserta terbanyak.

Tim Rekor Muri Indonesia, Yusuf Ngadri mengatakan, kegiatan yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Bengkulu cukup berbeda dari Provinsi lainnya. Selain melaksanakan upacara HUT RI 73 di Benteng Marlborough juga melakukan kirab bendera dengan peserta terbanyak. Bahkan para peserta yang mengikuti kirab bendera merah putih melebihi target yang telah ditetapkan panitia. Awalnya panitia menetapkan target 10.073 peserta.

Namun dari hasil perhitungan yang dilakukan MURI, jumlah peserta telah mencapai hingga 13.573 orang. “Ini merupakan catatan rekor terbanyak dalam sejarah, karena belum ada kirab bendera sebanyak ini,” kata Yusuf.

Melihat catatan peserta yang cukup tinggi dan melebihi target yang telah ditetapkan membuat Muri memberikan penghargaan kepada Provinsi Bengkulu dengan Rekor Muri Peserta kirab bendera merah putih terbanyak. Selain itu, pemecahan rekor Muri yang dilakukan Pemerintah Provinsi Bengkulu, tentu menjadi hal yang sangat istimewa pada moment HUT Kemerdekaan RI ke-73 sekaligus menjelang ulang tahun emas Provinsi Bengkulu pada 18 November 2018 mendatang.

“Kami berterimakasih kepada masyarakat Bengkulu karena telah semangat mengibarkan bendera merah putih melalui kirab bendera, semoga semangat patriotisme bangsa kita selalu dijaga,” tutup Yusuf.(999)