Kiper Minum Pipis Suporter

7156_5713_oke_ilus-JAGAT
PROVOKASI suporter sepak bola memang bejibun. Mulai perilaku rasis, lemparan pisang, sorotan pena laser, hingga kepulan asap tebal mercon. Tapi, yang dialami Reto Felder, kiper FC Muri, Swiss, ini terbilang langka plus nggilani. Betapa tidak, botol minumnya dipipisi suporter FC Baden, lawannya.
Insiden itu terjadi akhir pekan lalu dalam pertandingan kompetisi kasta ketiga di negeri keju tersebut. Di tengah-tengah pertandingan, Felder menyempatkan diri menyeruput botol minumannya yang ditaruh di pinggir gawang.
Betapa kaget dan jijiknya dia, minumannya ternyata hangat, asin, dan –huekk–pesing. Persis setelah dia menyeruput itu, sekelompok suporter di belakangnya membikin gesture-gesture mengejek. Mereka juga berteriak, ”Sekarang kamu kena AIDS!” Saat itulah Felder benar-benar sadar sudah dikerjain.
”Minum air kencing ini sudah tidak bisa ditoleransi,” kata kiper 34 tahun itu kepada Aargauer Zeitung, kanal berita Swiss. ”Bagaimana kalau selanjutnya ada kejadian yang bisa mencelakai Anda,” gerutunya. Dia pun menyiapkan gugatan hukum sembari menunggu video lengkap insiden tersebut.
Tabloid Blick melaporkan bahwa suporter bejat itu membujuk seorang ball boy untuk menyerahkan botol minum Felder di tengah-tengah babak kedua. Karena itu, Beat Hubeli, pelatih FC Muri, tak kalah berang. ”Pengalaman saya banyak sekali. Tapi, insiden ini mengalahkan semuanya,” katanya.
Tak urung, Thomi Bram, presiden FC Baden, kudu minta maaf. Tindakan itu mencederai nama baik klubnya dan persepakbolaan Swiss secara keseluruhan. (Reuters/c10/dos)