KILAS=== Tiga Desa Tertinggal akan Teraliri Listrik

Manajer UPPK Bengkulu Hanfi Adrehean Abidin berfoto bersama dengan Kades dan material tiang listrik.
Manajer UPPK Bengkulu Hanfi Adrehean Abidin berfoto bersama dengan Kades dan material tiang listrik.

SAM, Bengkulu Ekpsress– Sekalipun permohonan izin akan kawasan hutan lindung yang akan dipergunakan untuk pembangunan lampu tenaga surya hemat energi (LTSHE) Pemerintah Daerah (Pemda) Seluma.
Namun khusus di desa terpencil seperti Desa Sekalak, Desa Sinar Pagi, Kuti Agung dan Desa Suban tahun 2018 ini sudah bisa menikmati listrik.

Ditargetkan sebelum 17 Agustus masyarakat sudah bisa menikmati aliran listrik. Buktinya, beton tiang listrik sendiri sudah berada di desa-desa tersebut. “Kita berharap pemerintah kabupaten Seluma bisa ikut membantu program membangun listrik pedesaan dengan dengan memperbaiki akses jalan ke desa desa. Sehingga material Listrik mudah sampai ke kawasan desa,” ujar Manajer UPPK Bengkulu, Hanfi Adrehean Abidin.

Ditegaskan, ini juga bagian dari kado ulang tahun emas Provinsi Bengkulu sehingga akan membangun listrik desa. Jika di kabupaten Seluma seperti Desa Suban ini kini tiang listrik sudah di lokasi bersama dengan jaringan dan konstruksi.

“Besar harapan, warga desa juga bisa antusias memberikan waktu dan meluangkan waktu untuk melakukan pemangkasan pohon-pohon yang menghalang jalannya aliran listrik. Begitu juga pada akses jalan dan jembatan. Serta antusian warga juga untuk melaksanakan gotong royong,” katanya.

“Harapanya kita bisa bergotong royong untuk mempercepat pasokan listrik masuk ke desa desa.,” kata Hanfi.
Selanjutnya ditambahkan Hanfi pihak menargetkan setidaknya setelah lebaran ini masyarakat Desa Suban sudah bisa menikmati listrik PLN. Ditambahkan pihaknya agar dinas terkait dapat membantu kelancaran proogram listrik masuk desa ini. Dengan meningkatkan sarana dan prasarana aakses untuk masuknya material listrik itu sendiri. “Jika hanya mengharapkan PLN maka jelas tidak akan sanggup, namun dengan warga dan pemerintah kabupaten bisa,” harapnya.

Sementara itu Kepala Desa Suban Neri Nurhayati menuturkan, siap untuk membantu semampu mereka, salah satunya untuk menggerakan gotong royong mengajak masyarakat. Kemudian nanti jika mereka merasa kesulitan berharap pemerintah dapat membantu dalam hal ini memperbaiki jalan terutama Pemerintah Kabupaten Seluma.

“Apabila nanti kami merasa kesulitan akan menghadap bupati untuk meminta bantuan memperbaiki jalan, jikalau Kabupaten Seluma tidak mampu kita akan meminta bantuan dengan Gubernur Bengkulu dalam hal ini untuk kelancaran pelaksanaan pembangunan listrik yang sudah lama di nantikan ini,” kata Kades.(333)