Kevin Locke Seniman Suku Lakota Hibur Warga Bengkulu

IMG_4810

bengkuluekspress.com – Kevin Locke Seniman Suku Lakota asal Amerika Serikat (AS) hadir dalam acara pentas seni lintas budaya di Bengkulu, Senin (11/5). Kegiatan diadakan malam sekitar pukul 20.00 WIB di Rumah Dinas Wagub Bengkulu.

Sultan Najamudin selaku tuan rumah kegiatan lintas budaya malam itu mengatakan, dengan menghadirkan tukar menukar budaya diharapkan nantinya masyarakat Bengkulu bisa mengenal budaya dari negeri barat tersebut. Sebaliknya, warga AS juga bisa mengenal budaya dari Indonesia khususnya Bengkulu.

“Biaya promosi itu besar, jadi dengan seperti ini secara tidak langsung kita dapat mempromosikan budaya kita juga,” Kata Calon Gubernur Bengkulu ini.

Senada dengan Sultan, Deputi Konsul Amerika Trever Olson mengaku acara lintas budaya ini memberikan banyak manfaat baik bagi warga Indonesia maupun Amerika. Ia mengharapkan di masa depan warga Indonesia bisa mengenal Budaya yang ada di Amerika. Dengan berkunjung dan mengadakan pertunjukan di Indonesia, Ia bisa melihat situasi sesungguhnya negara Indonesia.

Menurutnya, orang di Indonesia baik dan ramah. Makanan di Indonesia pun memiliki cita rasa yang nikmat.

“Saya akan menceritakan apa yang saya rasakan waktu saya berada di Bengkulu,” tukas Trever.

Sebelum pertunjukan kevin Locke digelar, malam itu para tamu undangan disuguhi pertunjukan seni dari penari lokal Bengkulu. Mereka membawa seni tari Tabot diiringi dengan musik Dol.

Setelah itu, pertunjukan dari kevin didampingi Wayne Silas lanjut menghibur tamu undangan dari beberapa SKPD di Provinsi Bengkulu.

Kevin Locke di iringi Wayne Silas musisi dari negeri yang sama membawakan tarian Hoop Visioner. Dengan puluhan “Hoop” kevin memulai tarian memainkan alat tersebut sedemikian rupa, membentuk lingkaran dan pola lainnya.

Tak hanya hanya malam itu, Kevin dan Wayne akan mengadakan presentasi, diskusi, lokakarya dan tampil di Universitas Bengkulu, Universitas Muhamadiyah dan Bengkulu Ekspress TV. Mereka juga menggelar pertunjukan di Jakarta, Pontianak, dan Bengkulu. (Angga)