Keuangan Daerah Kritis, Dewan Sarankan Berangkatkan Atlet PON Berpotensi Juara

Ir H. Muharamin

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Meski Bengkulu sukses menyelenggarakan Porwil tahun 2019 lalu dan bisa memberangkatkan banyak atlet di PON Papua mendatang, Komisi IV DPRD Provinsi menyarankan atlet yang diberangkatkan untuk dipilah lagi.

Pasalnya, menurut anggota Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu Ir H. Muharamin, untuk memberangkatkan atlet menuju Papua dan mengikuti PON perwakilan dari Provinsi Bengkulu harus mengacu pada kondisi keuangan daerah saat ini.

“Saran kami itu, kita pilah-pilah lagi atlet dan cabor yang akan diberangkatkan ke Papua untuk mengikuti PON. Karena harus berpikir realistis, jika mau menghemat biaya, artinya kita bisa lebih efektif dengan biaya kecil tapi mendapatkan manfaat yang besar,” saran Muharamin di DPRD Provinsi Bengkulu, Kamis (9/1).

Dijelaskan oleh Politisi Demokrat itu, guna menghadapi PON Papua ini, sebaiknya Pemerintah dan Pengurus Provinsi (Pengprov) cabor tidak perlu egois. Sebab, jika seluruh atlet dan seluruh cabor itu diberangkatkan ke Papua, maka dana yang dibutuhkan itu akan sangat besar bisa mencapai ratusan miliar.

“Tapi apakah dengan dana ratusan miliae yang dikeluarkan itu nanti akan sebanding dengan prestasi yang didapatkan? Apakah sesuai target medali yang ingin dicapai? Tentu saya rasa tidak. Jadi untuk mencapai target medali itu kita harus bisa memilah-milahkan, cabor mana yang berpeluang besar berpotensi menyumbangkan medali. Tentu lewat pembinaan yang dilakukan selama ini, kita bisa melihat potensi atlet dan cabor tersebut,” jelasnya.

Masih kata anggota DPRD Dapil Kabupaten Mukomuko ini, untuk apa dengan cost (biaya) sampai puluhan miliar, tapi sekali bertanding cabor itu nanti langsung pulang kampung. Harusnya berangkatkan saja atlet dan cabor yang berpotensi meraih medali.

“Jangan sampai tujuan utama yang ingin kita capai di PON ini hilang, yang akhirnya berubah tujuan menjadi jalan-jalan. Kita kan bukan tujuannya jalan-jalan, kita ini punya misi, punya target yang ingin dicapai untuk nama baik daerah,” tutup Muharamin.(HBN)