Ketua KKT Tepis Aliran ke Dewan

RATU SAMBAN, BE – Bola panas yang bergulir dari pengakuan anggota Keluarga Kerukunan Tabot (KKT) yang menyebut ada aliran dana ke oknum dewan coba diredam. Ketua KKTSyaiful Hidayat menepis pengakuan tersebut. Menurutnya, semua bantuan dana hibah Tabot dengan total Rp 800 juta itu semuanya digunakan untuk penyelenggaraan Festival Tabot. “Tidak ada uang sepeser pun yang mengalir ke DPRD Provinsi maupun Kota, termasuk ke walikota. Seluruh uang tersebut telah disalurkan untuk penggunaan penyelenggaraan Tabot,” terangnya sembari memperlihatkan sejumlah bukti. Syaiful sendiri kemarin (7/2) memenuhi panggilan Kejari Bengkulu setelah sempat tertunda lantaran sakit. Lurah Malabero ini mendatangi Kejari sekitar pukul 13.00 WIB dengan pakaian kedinasannya. Sedikitnya 12 pertanyaan dilontarkan Kasi Intelijen Kejari Basuki Wiryawan SH kepada Syaiful. Namun Syaiful enggan menjawab pertanyaan wartawan siapa yang membuat laporan keuangan dan LPj Tabot. “Kami tidak mau memperkeruh keadaan,” terang Syaiful sembari terus mengumbar senyum. Dijelaskannya, seluruh keterangan yang beredar berupa penandatanganan dan pemberian uang kepada masing-masing keluarga tabot berasal darinya. Ini dilakukan lantaran, bendahara KKT tak berani menyimpan uang sebanyak itu dan memberikan langsung tanpa sepengetahuan dirinya. “Segala sesuatu memang persetujuan saya, tapi semua uang telah dipegunakan sesuai peruntukannya. Tidak ada mengalir keluar dari yang berhak menerimanya,” terangnya Ketika dikonfirmasi, Kepala Kajaksaan Negeri Bengkulu Suryanto SH MH melalui Kasi Intilijen Basuki Wiryawan SH membenarkan bahwa tim penyelidik telah mendengarkan sebagian keterangan dari Ketua KKT Syaiful Hidayat. Pemeriksaan masih akan terus berlanjut untuk meminta keterangan kembali Bendahara Umum Lensi Sultati “Walau keterangan Syaiful penggunaan anggaran telah sesuai dengan peruntukan, kita belum bisa begitu percaya. Makanya kita minta bendahara KKT dalam pemeriksaan lanjutan untuk membawa dokumen-dokumen,” tuturnya. Sementara itu, dalam waktu dekat tim penyidik Kejari akan melakukan evaluasi atas pemeriksaan yang telah berlangsung selama ini. “Usai ini kita langsung evaluasi dihadapan jaksa senior dan Kajari,” terangya