Kesiapan Sekolah dan Vaksinasi Guru Jadikan Acuan KBM Tatap Muka di Bengkulu

Foto Hendrik/ BE – Anggota DPR RI Drh. Hj. Dewi Coryati, M.Si, pada workshop pendidikan peluang dan tantangan guru dan tenaga kependidikan dalam persiapan pembelajaran tatap muka yg efektif dan efisien, di Bengkulu, Selasa (4/5).

BENGKULU, Bengkuluekspress.com – Untuk mempersiapkan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka yang direncanakan akan mulai dilakukan pada tahun ajaran baru per 1 Juni mendatang, kesiapan sarana prasarana sekolah dan vaksinasi Covid-19 para guru harus dijadikan acuan.

Hal itu diungkapkan Anggota DPR RI Drh. Hj. Dewi Coryati, M.Si, pada workshop pendidikan peluang dan tantangan guru dan tenaga kependidikan dalam persiapan pembelajaran tatap muka yg efektif dan efisien, di Bengkulu, Selasa (4/5).

“Meski sudah boleh melakukan tatap muka tentunya dengan memperhatikan keselamatan dan kesehatan baik bagi siswa maupun tenaga pendidik itu sendiri,” kata Dewi, Selasa (4/5).

Dewi mengatakan, sekolah tatap muka perlu dilakukan, mengingat transfer ilmu itu tidak hanya saja materi. Tetapi pendidikan budi pekerti, dan sebagai itu harus dicontoh tidak bisa hanya lewat media daring.

“Karena itulah kita tidak ingi kehilangan satu generasi atau lost generation hanya gara-gara pembelajaran kita terpaksa harus daring yang tidak bisa melakukan pembelajaran tentang hal-hal yang berhubungan dengan budi pekerti dan kemudian kebiasaan yang baik,” tegas politisi PAN itu.

Maka, sambung Dewi, hari ini workshop ini untuk bisa menyelenggarakan pendidikan khusus untuk persiapan pembelajaran tatap muka. Dimana diharapkan pembelajaran tatap muka ini, tetap mengedepankan unsur keselamatan dan kesehatan.

“Kita tidak mau kemudian nanti pembelajaran tatap muka diselenggarakan, kemudian timbul lagi klaster baru,” ujarnya.

Ia menambahkan, namun bukan berarti dunia pendidikan tidak boleh menyerah begitu saja. Dengan adanya hambatan ini agar dilalui bersama-sama. Maka, dengan mengikuti tentunya protokol kesehatan dan perlu suatu adaptasi kebiasaan new normal dilakukan. (HBN)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*